BREAKING NEWS
Minggu, 11 Oktober 2026

Bukan Baru Terjadi, KPK Duga Pemerasan Maba Unsoed Sudah Berlangsung sejak Sodiq Masih Jadi Wakil Rektor 2018

Dharma - Sabtu, 22 Agustus 2026 12:03 WIB
Bukan Baru Terjadi, KPK Duga Pemerasan Maba Unsoed Sudah Berlangsung sejak Sodiq Masih Jadi Wakil Rektor 2018
Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq (tengah) dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Norman Arie Prayogo (kanan) berjalan menuju mobil tahanan seusai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (22/8/2026) dini ha
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Namun, pembayaran tersebut tidak menjamin calon mahasiswa diterima melalui jalur mandiri. Setelah calon mahasiswa dinyatakan tidak lulus, orang tua meminta uang mereka dikembalikan.

Masalah muncul karena uang tersebut disebut telah digunakan Dian dan Adhi untuk kepentingan pribadi. Norman kemudian diduga meminjam uang kepada Mulyono, yang merupakan keponakan Akhmad Sodiq, untuk mengembalikan dana tersebut.

KPK menyebut pengembalian uang itu diduga dikaitkan dengan pencairan tiga paket pekerjaan di lingkungan Unsoed, yakni pengadaan kanopi, renovasi kantin dan pengecatan gedung.

"Paket pekerjaan itu telah selesai dikerjakan oleh CV milik MYN, yang selanjutnya untuk pencairan pembayarannya dialihkan ke pihak swasta dimaksud," ujar Taufik.

KPK juga menemukan dugaan penerimaan lain pada periode 2025-2026 yang mencapai Rp680 juta. Uang tersebut disebut diterima melalui Mulyono dari calon mahasiswa baru.

Menurut penyidik, uang tersebut kemudian digunakan untuk membeli tiga bidang tanah yang diatasnamakan Mulyono.

"Sehingga dalam hal ini, MYN bertindak sebagai penerima sekaligus pengelola uang yang diperuntukkan bagi ASO," terang Taufik.

Selain itu, KPK mengungkap Kepala Bagian Akademik Unsoed Eko Sumanto diduga melakukan komunikasi dengan pihak yang disebut sebagai pengepul calon mahasiswa baru.

Eko, atas sepengetahuan Akhmad Sodiq, diduga melakukan tawar-menawar besaran uang dalam proses penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri.

"Setelah sepakat mengenai 'mahar' tersebut, ES kemudian menerima uang dari salah satu pihak pengepul para calon mahasiswa baru dengan total mencapai Rp1,12 miliar (2025-2026)," kata Taufik.

Setelah uang diterima, Sodiq diduga memberikan akses user ID-nya kepada Eko untuk melakukan proses otorisasi atau approval terhadap calon mahasiswa baru yang telah memberikan uang.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan enam tersangka, yakni Rektor Unsoed Akhmad Sodiq, Wakil Rektor III Norman Arie Prayoga, Kepala Bagian Akademik Eko Sumanto serta pihak swasta Dian Mulia Wardhana, Adhi Wiharto dan Mulyono.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Beri Akses 'Klik' Approval ke Bawahannya, Rektor Unsoed Diduga Loloskan Camaba Berbayar Rp1,12 Miliar
Total Rp764 Juta Disita, KPK Tahan 6 Tersangka Kasus Suap Penerimaan Maba Unsoed selama 20 Hari
Bayar Rp650 Juta tapi Anak Tak Lolos, Ini Kronologi Kasus Rektor Unsoed
"Sisa Kuota Mau Dibuang?" Kubu Yaqut Bantah Dakwaan KPK, Sebut Jaksa Salah Tafsir Biaya dan Pembagian Kuota Haji
Dari Podium Kampus ke Rompi Oranye, Rektor Unsoed Bungkam Saat Digiring KPK Menuju Rutan Dini Hari
Meluas ke Fakultas Perikanan dan Hukum, KPK Bongkar 73 Kursi Maba Unsoed yang Diduga Diperjualbelikan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru