Bukan Soal Emas 74 Kg! Kubu Febrie Adriansyah Ungkap Fokus Utama di Praperadilan
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
BENER MERIAH - Ribuan warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Desa Blang Sentang, Kecamatan Bukit, Senin (24/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat persatuan serta menegaskan komitmen masyarakat menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Apel kebangsaan yang mengusung tema "Bersatu dalam Kebhinekaan, Menjaga Persatuan Bangsa" itu dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan hingga ribuan warga.

Baca Juga:
Sejumlah pejabat yang hadir di antaranya Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran, Bupati Bener Meriah Tagore Abu Bakar, Danbrigif 47/AR Letkol Inf Raden Aldi Wibisono, Dandim 0119/BM Letkol Arh Febry Adyanto, Danyonif 114/SM Letkol Inf Fahrul Yuza dan Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto.
Turut hadir Ketua DPRK Bener Meriah Saleh dan Kajari Bener Meriah Edward. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan terhadap penguatan persatuan dan kedamaian di wilayah Tanah Gayo.

Nuansa nasionalisme semakin terasa lewat penampilan Tari Munalu yang dibawakan Sanggar Budaya Bener Meriah. Selain itu, siswa-siswi MAN 3 Timang Gajah menampilkan drama kolosal bertajuk "Bersatulah Indonesiaku".
Bupati Bener Meriah Tagore Abu Bakar mengatakan keberagaman suku, bahasa, adat dan agama merupakan kekuatan bangsa Indonesia. Menurutnya, semangat mempertahankan kemerdekaan saat ini diwujudkan melalui upaya menjaga persatuan, kerukunan dan keamanan.
.jpeg)
"Mempertahankan kemerdekaan di Bener Meriah bukan lagi dengan mengangkat senjata, tetapi dengan menjaga persatuan, kerukunan, keamanan, dan gotong royong," kata Tagore.
Tagore juga mengajak masyarakat terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan menjaga kedamaian di Tanah Gayo. Menurutnya, semangat kebangsaan harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari dan pengabdian kepada daerah.

"Merah Putih tidak cukup hanya kita kibarkan di tiang, tetapi harus selalu berkibar di hati dan tercermin dalam setiap pengabdian kita kepada daerah dan bangsa," tegasnya.
Dalam sambutannya, Tagore turut mengingatkan masyarakat mengenai sejarah Radio Rimba Raya yang menjadi bagian dari perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Ia juga mendorong sejarah Reje Linge terus diwariskan kepada generasi muda sebagai sumber inspirasi.
Sementara itu, Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, tidak mudah terprovokasi isu yang dapat memicu perpecahan.

"Kita harus bersyukur dan mengingat kembali pengorbanan para pahlawan. Sebagai penerus bangsa, seyogianya kita harus setia dan mempertahankan Pancasila serta UUD 1945," ujar Ali Imran.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memahami dan mempedomani Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan. Hal itu dinilai penting untuk memperkuat kecintaan terhadap simbol negara dan menjaga kedaulatan NKRI.
"Mari kita berkontribusi nyata dengan mengisi kemerdekaan ini melalui kegiatan positif lewat pendidikan, integritas, dan karya di era modern," tambahnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan pembacaan Deklarasi Damai yang dipimpin Ketua Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Bener Meriah Rio Arianda Irawan.
Dalam deklarasi tersebut, masyarakat dan seluruh elemen yang hadir menyatakan komitmen mempertahankan Pancasila dan UUD 1945, menjaga simbol negara dari berbagai ancaman, melestarikan semangat Bhinneka Tunggal Ika serta menolak segala tindakan yang merendahkan lambang negara Republik Indonesia.
Apel Kebangsaan Indonesia Damai tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat rasa persaudaraan, menjaga kondusivitas daerah dan menumbuhkan semangat kebangsaan masyarakat Bener Meriah.* (dh)
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyiapkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Kehutanan untuk diperbantukan
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP I Wayan Sudirta mengecam praktik pembakaran hutan dan lahan yang diduga dilakukan untu
NASIONAL
BENER MERIAH Ribuan warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Desa
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan program pendampingan peningkatan produktivitas bagi 20 perusahaan mulai Septembe
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemarau yang berpotensi semakin keri
NASIONAL
JAKARTA Universitas Paramadina mempertemukan akademisi, pendidik, praktisi, pembuat kebijakan dan mahasiswa dari Indonesia, Inggris serta
PENDIDIKAN
JAKARTA Pakar kebijakan publik Bonatua Silalahi menempuh jalur sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP) setelah pengaduannya ter
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menindaklanjuti kasus dugaan kekerasan terhadap dua anak di Sidikalang, Kabupate
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengklaim menemukan 40 kete
NASIONAL