BREAKING NEWS
Jumat, 28 Agustus 2026

Bukan Tamu Biasa! Prabowo Gandeng Sembilan Peraih Nobel Dunia di Istana untuk Genjot Riset Indonesia

Dharma - Jumat, 28 Agustus 2026 20:47 WIB
Bukan Tamu Biasa! Prabowo Gandeng Sembilan Peraih Nobel Dunia di Istana untuk Genjot Riset Indonesia
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden Timor-Leste José Ramos Horta bersama sembilan peraih Nobel dari berbagai negara di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (28/8/2026). (Foto: Muchlis Jr-Biro Pers Sekretariat Presiden)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden Timor-Leste José Ramos Horta bersama sembilan peraih Nobel dari berbagai negara di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (28/8/2026). Pertemuan tersebut membahas upaya mempererat hubungan Indonesia dan Timor-Leste sekaligus membuka peluang kerja sama di sejumlah bidang strategis.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan para peraih Nobel yang hadir berasal dari berbagai bidang keilmuan, mulai dari perdamaian, sains, kimia hingga pangan.

"Para peraih Nobel tersebut berasal dari beragam bidang, mulai dari perdamaian, sains, kimia, pangan, dan bidang keilmuan lainnya," kata Teddy dalam keterangan Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Jumat (28/8/2026).

Baca Juga:

Menurut Teddy, pertemuan Prabowo dengan Ramos Horta tidak sekadar menjadi agenda diplomatik. Pertemuan tersebut juga diarahkan untuk memperluas peluang kolaborasi antara kedua negara.

"Pertemuan ini menjadi ruang untuk memperkuat hubungan Indonesia dan Timor-Leste, sekaligus membuka peluang kolaborasi di bidang lingkungan hidup, riset, pendidikan tinggi, sains, dan inovasi," ujarnya.

Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih turut mendampingi Prabowo dalam pertemuan tersebut. Hadir pula perwakilan Komisi IV DPR RI yang salah satu tugasnya berkaitan dengan sektor lingkungan hidup.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan pembahasan antara kedua pemimpin negara juga mencakup potensi kolaborasi antara para peraih Nobel dengan peneliti dan akademisi di Indonesia.

"Lebih banyak saya kira potensi untuk ke depan, untuk dieksplorasi, terutama kan para pemenang Nobel ini dari berbagai latar belakang. Ada yang biologis, ada yang fisika, dan macam-macam," kata Fadli.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria sebelumnya mengatakan kehadiran para peraih Nobel dapat memperkuat ekosistem riset sekaligus pengembangan talenta sains di Indonesia.

Menurut Arif, Presiden Prabowo berharap kolaborasi antara ilmuwan penerima Nobel dengan periset dan akademisi Indonesia dapat segera diwujudkan.

"Karena sangat penting sekali para peraih Nobel itu memberikan inspirasi, kemudian bisa menjadi bagian dari ekosistem penguatan talenta riset di Indonesia. Dan Pak Presiden juga sangat berharap bahwa kolaborasi ini bisa dilakukan secepatnya," ujar Arif.

Arif menyebut BRIN sebelumnya telah memiliki pengalaman bekerja sama dengan peraih Nobel asal Jepang, Susumu Kitagawa. Kolaborasi tersebut berkaitan dengan pengembangan Metal-Organic Framework (MOF) untuk teknologi yang berkaitan dengan gas alam.

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru