Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
KARO - Aktivitas kegempaan Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, meningkat sejak akhir Juli 2026. Kondisi tersebut membuat potensi erupsi maupun awan panas guguran masih tinggi sehingga patroli di zona merah diperketat.
Petugas Pos Pemantauan Gunung Api (PGA) Sinabung Armen Putra mengatakan PVMBG mencatat ratusan gempa vulkanik terjadi sejak akhir Juli hingga saat ini. Peningkatan kegempaan tersebut disebut menjadi indikasi adanya aktivitas magma menuju permukaan.
"Kami lihat per Juli hingga saat ini ada ratusan gempa vulkanik, ini menandakan aktivitas dapur magma mulai terjadi, dan potensi awan panas ataupun erupsi sangat tinggi," kata Armen, Sabtu (29/8/2026).
Baca Juga:
Seiring meningkatnya aktivitas tersebut, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan masyarakat tidak beraktivitas di kawasan yang masuk zona bahaya Gunung Sinabung.
Armen menjelaskan zona bahaya ditetapkan sejauh 3 kilometer dari kawah Gunung Sinabung. Sementara itu, zona sektoral di bagian timur ditetapkan hingga 4 kilometer.
"Kami melihat potensinya tinggi jadi kami merekomendasikan zona bahaya menjadi 3 kilometer lingkar Sinabung dan 4 kilometer sektoral timur," ujarnya.
Peningkatan aktivitas Gunung Sinabung juga diikuti dengan patroli oleh aparat gabungan. Dandim 0205/Tanah Karo Letkol Inf Robert B. Panjaitan bersama BPBD dan Polri melakukan pengecekan di sejumlah lokasi yang masuk kawasan rawan bencana.
Patroli dilakukan untuk mengingatkan masyarakat agar tidak memasuki wilayah yang telah ditetapkan sebagai zona bahaya. Petugas juga memasang papan peringatan serta baliho larangan beraktivitas di sejumlah titik.
Robert mengatakan patroli menjadi bagian dari langkah pencegahan untuk mengurangi risiko apabila terjadi erupsi maupun awan panas guguran.
"Kami melakukan patroli zona bahaya Sinabung untuk melakukan imbauan kepada masyarakat, terkait bahaya ancaman gunung api Sinabung," kata Robert.
Selain patroli, aparat juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat dan wisatawan yang masih berada di sekitar kawasan zona merah.
"Di awal ini kami berawal dari sosialisasi kepada masyarakat dan pengunjung melalui imbauan dan pemasangan baliho larangan di wilayah zona merah atau zona bahaya gunung api Sinabung," ujarnya.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.