Malam Ke-4 Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar Ajak Umat Muslim Berhias dengan Akhlak Mulia
MEDAN Pada malam ke4 bulan suci Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar memberikan tausyiah singkat kepada jamaah Mesjid Isti&039adah di J
AGAMA
SUMBA BARAT -Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk memperpanjang program bantuan pangan beras sebanyak 10 kilogram kepada 22 juta penerima hingga akhir tahun 2024. Keputusan ini diumumkan pada kunjungannya ke Gudang Bulog Kampung Baru, Sumba Barat, Rabu (2/10/2024) lalu. Jokowi meyakini, kebijakan ini merupakan langkah strategis untuk mengendalikan kenaikan harga beras di tengah masyarakat yang terus mengalami tekanan akibat inflasi global dan perubahan cuaca.
Jokowi menjelaskan bahwa skema pemberian bantuan beras yang semula diberikan setiap bulan kini diubah menjadi setiap dua bulan sekali. Skema baru ini telah dimulai sejak Juni lalu, dengan jadwal pemberian bantuan yang akan dilakukan pada bulan Agustus, Oktober, dan Desember 2024.
“Kalau ini kan memang sudah sesuai dengan rencana, Agustus kemudian Oktober kemudian Desember. Dan kita harapkan itu juga bisa mengerem harga beras agar tidak naik, karena kita intervensi lewat bantuan pangan berupa beras,” kata Jokowi di sela-sela kunjungannya ke Gudang Bulog tersebut.
Perubahan skema ini, menurut Jokowi, diharapkan dapat memberikan stabilitas bagi masyarakat dalam memperoleh bahan pangan pokok sekaligus menjaga harga beras di pasaran agar tetap terkendali. Bantuan beras ini diharapkan dapat berperan sebagai instrumen intervensi pemerintah dalam menghadapi situasi pasar yang tidak menentu, terutama dengan meningkatnya permintaan akibat berbagai tantangan ekonomi.
Pasokan Beras Masih Aman Hingga Akhir Tahun
Dalam kesempatan yang sama, Jokowi juga memastikan bahwa pasokan beras nasional aman hingga akhir tahun. Presiden meninjau langsung stok beras di Gudang Bulog Kampung Baru dan menemukan bahwa ketersediaan beras mencukupi untuk kebutuhan masyarakat Sumba Barat. Jokowi mengungkapkan, stok di gudang tersebut mencapai hampir 1.000 ton, yang akan menjadi cadangan pangan bagi warga di daerah tersebut.
“Nggak ada masalah soal pasokannya. Tadi stok di sini saja berapa? Kurang lebih hampir 1.000 ton. Gede banget,” ujar mantan Gubernur DKI Jakarta itu dengan nada optimistis.
Dengan jaminan pasokan yang mencukupi, Jokowi berharap masyarakat tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan beras di pasaran, sekaligus tetap mendukung upaya pemerintah dalam menjaga kestabilan harga.
Bisikan kepada Prabowo untuk Lanjutkan Program Bantuan
Tak hanya memastikan bantuan beras berjalan lancar hingga akhir masa jabatannya, Jokowi juga telah mengisyaratkan kepada Prabowo Subianto, yang akan menggantikan posisinya sebagai Presiden, untuk melanjutkan program ini. Jokowi mengungkapkan niatnya tersebut saat berdialog dengan warga yang tengah menerima bantuan di Sumba Barat.
Dalam dialog tersebut, Jokowi menyatakan bahwa ia akan “membisiki” Prabowo agar program bantuan beras 10 kilogram ini terus berlanjut pada pemerintahan yang akan datang. Presiden juga meminta masyarakat untuk mendukung permintaan tersebut agar program yang dinilai bermanfaat ini tetap berlanjut di masa depan.
“Nanti saya sampaikan tadi, Bapak-Ibu masyarakat dari Sumba Barat mengusulkan kepada Pak Prabowo agar program ini bisa dilanjutkan,” ungkap Jokowi disambut tepuk tangan warga yang hadir dalam acara pembagian beras.
Program bantuan pangan beras 10 kilogram yang telah berjalan sejak beberapa tahun terakhir ini dinilai efektif dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat dan mengurangi beban pengeluaran rumah tangga. Perpanjangan program ini hingga akhir tahun 2024 merupakan bagian dari komitmen Jokowi untuk memastikan bahwa kebutuhan dasar masyarakat, terutama terkait pangan, tetap terjamin di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Selain itu, program ini diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi, khususnya bagi keluarga yang masuk dalam kategori penerima manfaat. Pemerintah berkomitmen untuk terus mengoptimalkan distribusi bantuan ini agar tepat sasaran dan dapat dirasakan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Optimisme Menghadapi Tantangan Ekonomi
Keputusan Jokowi untuk memperpanjang program bantuan pangan di tengah tantangan ekonomi global menunjukkan komitmen pemerintah dalam melindungi rakyat dari dampak fluktuasi harga bahan pokok, terutama beras. Dengan langkah ini, Jokowi berupaya memberikan rasa aman kepada masyarakat bahwa pemerintah hadir untuk mengatasi persoalan yang mereka hadapi.
Dalam kunjungannya ke Sumba Barat, Jokowi juga berdialog dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi mereka, serta memberikan jaminan bahwa pemerintah akan terus berupaya menjaga kestabilan pasokan dan harga pangan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada pemerintah pusat, tetapi juga memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat sendiri.
Jokowi berharap, dengan adanya dukungan dari pemerintahan selanjutnya di bawah Prabowo, program bantuan pangan ini dapat berlanjut dan menjadi solusi jangka panjang untuk menjaga ketahanan pangan nasional, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks.
(N/014)
MEDAN Pada malam ke4 bulan suci Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar memberikan tausyiah singkat kepada jamaah Mesjid Isti&039adah di J
AGAMA
MEDAN Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh anggota Polri menjalani tes urine menyusul kasus eks Kapolres Bima AKB
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Bupati Deli Serdang dr. Asri Ludin Tambunan bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo meresmikan kantor baru Dinas Pemadam Kebak
PEMERINTAHAN
ACEH TIMUR Kepolisian Resor (Polres) Aceh Timur menyalurkan bantuan logistik dari Kapolri kepada masyarakat terdampak bencana di wilayah
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menempati posisi teratas dalam survei popularitas menteri Kabinet Merah Putih versi Indeks
NASIONAL
JAKARTA Hasil survei nasional terbaru Indekstat menempatkan sektor ekonomi sebagai isu paling mendesak yang harus segera diselesaikan ol
EKONOMI
JAKARTA Survei terbaru Indekstat mengungkap bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi program pemerintahan PrabowoGibran yang pa
PEMERINTAHAN
JAKARTA Survei terbaru lembaga Indekstat mengungkap ketidakpastian publik terhadap potensi kembalinya peran TNI dan Polri dalam politik
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Survei terbaru yang dirilis lembaga Indekstat menunjukkan adanya perbedaan signifikan tingkat keyakinan publik terhadap masa dep
NASIONAL
ACEH TENGAH Lubang tanah raksasa di Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, Aceh, terus meluas hingga mencapai luas sekitar 27.000 meter persegi.
PERISTIWA