BREAKING NEWS
Sabtu, 05 September 2026

Gerak Cepat Bantu Warga Terdampak, Pengungsi Erupsi Gunung Sinabung di Karo Terima Ratusan Porsi Makan Bergizi Gratis

Johan - Sabtu, 05 September 2026 12:32 WIB
Gerak Cepat Bantu Warga Terdampak, Pengungsi Erupsi Gunung Sinabung di Karo Terima Ratusan Porsi Makan Bergizi Gratis
Dapur SPPG menyiapkan MBG untuk korban pengungsi erupsi Gunung Sinabung. (Foto: Dok. KPPG Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

KARO - Ratusan warga Desa Kuta Tengah, Kabupaten Karo, yang mengungsi akibat erupsi Gunung Sinabung mendapat makanan bergizi gratis (MBG) dari Badan Gizi Nasional (BGN). Penyaluran dilakukan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di sekitar wilayah terdampak.

Kepala KPPG Medan Donal Simanjuntak mengatakan pelayanan MBG disesuaikan dengan kondisi kedaruratan di lapangan. Penyaluran tersebut dilakukan berdasarkan Surat Edaran Kepala BGN Nomor 15 Tahun 2026 tentang Pelayanan Program Makan Bergizi Gratis dalam Situasi Kedaruratan Akibat Bencana.

"Dalam situasi kedaruratan akibat erupsi Gunung Sinabung, KPPG Medan mengoordinasikan SPPG di sekitar wilayah terdampak untuk menyesuaikan pelayanan MBG dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan," kata Donal dalam keterangannya, Sabtu (5/9/2026).

Baca Juga:

KPPG Medan mengoordinasikan SPPG Karo Simpang Empat Ndokum Siroga untuk mengalihkan sebagian penerima manfaat dengan menyalurkan makanan kepada warga dan personel yang berada di posko pengungsian.

Sementara itu, distribusi MBG kepada penerima manfaat di sekolah tetap berjalan seperti biasa.

Kepala SPPG Karo Simpang Empat Ndokum Siroga Claudio Alvarez Ginting mengatakan sebanyak 2.208 penerima manfaat di sekolah tetap mendapatkan MBG. Penyaluran untuk masyarakat dan personel di posko pengungsian dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan.

Penyaluran MBG untuk pengungsi mulai dilakukan pada Selasa (1/9/2026) malam. Total terdapat 800 porsi makanan yang disalurkan, dengan rincian 650 porsi untuk pengungsi dan 150 porsi untuk personel yang bertugas di posko.

Selain makanan bergizi, susu juga disalurkan kepada masyarakat di posko pengungsian untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi selama berada dalam kondisi darurat.

Erupsi Gunung Sinabung terjadi pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 10.17 WIB. Kolom abu erupsi dilaporkan mencapai sekitar 3.500 meter di atas puncak gunung.

Masyarakat di sekitar Gunung Sinabung sebelumnya telah diimbau tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas gunung. Sebaran abu vulkanik juga berdampak ke sejumlah permukiman warga.

Ratusan warga Desa Kuta Tengah kemudian dievakuasi pada Selasa (1/9/2026) ke Desa Sukatepu, Kecamatan Naman Teran.

Penyesuaian distribusi MBG tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan pangan dan gizi masyarakat tetap terpenuhi di tengah kondisi kedaruratan akibat erupsi Gunung Sinabung.* (ds/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Gunung Semeru di Lumajang Kembali Erupsi dan Semburkan Kolom Abu Setinggi 1.000 Meter
Beda dari 2018, BNPB Jamin Anak Krakatau Belum Berpotensi Tsunami Meski Erupsi Menerus
Kantor BGN Akan Pindah ke Graha Merah Putih, Ini Alasannya
Menteri PPPA Wanti-wanti: Jangan Sampai Anak Korban MBG Sidoarjo Trauma Makan dan Takut Sekolah
Berhenti Meracuni Rakyat!
Awas Erupsi Susulan, BNPB Desak Warga Karo di Zona Merah Segera Dievakuasi ke Tempat Aman
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru