BREAKING NEWS
Sabtu, 05 September 2026

Tokoh Spiritual Bali Gagas Pembangunan Fasilitas Panca Yadnya Terpadu dan Krematorium Nusantara

gusWedha - Sabtu, 05 September 2026 18:31 WIB
Tokoh Spiritual Bali Gagas Pembangunan Fasilitas Panca Yadnya Terpadu dan Krematorium Nusantara
Rapat koordinasi lintas tokoh agama, adat, dan organisasi kemasyarakatan yang berlangsung di kediaman/Jeroan Jro Gede Widhi, Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BADUNG – Sejumlah tokoh spiritual, Sulinggih, tokoh adat, dan berbagai elemen masyarakat di Bali berkumpul untuk menggagas pembangunan fasilitas terpadu tempat pelaksanaan Panca Yadnya yang dilengkapi dengan Krematorium Nusantara.

Gagasan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lintas tokoh agama, adat, dan organisasi kemasyarakatan yang berlangsung di kediaman/Jeroan Jro Gede Widhi, Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung.

Jro Gede Widhi diketahui merupakan Ketua PBMM (Pratisentasa Bandesa Manik Mas) Kabupaten Badung.

Baca Juga:

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya untuk mempermudah sekaligus meringankan beban umat Hindu dalam melaksanakan berbagai upacara keagamaan.

Pertemuan dihadiri jajaran Sulinggih dari berbagai trah (sarwa sadaka), yang terdiri atas Peranda, Begawan, Empu, dan Dukuh.

Hadir pula para Pemangku/Pandita, Welaka, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Rapat dipandu oleh Jro Mangku Mas (I Wayan Suadnyana), pengenter kegiatan di Kremasi Sunia Loka Tabanan.

Pertemuan juga dihadiri Ketua Pratisentana Bandesa Manik Mas (PBMM) Nusantara I Wayan Sunarya dan Petajuh Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali I Made Wena.

Fasilitas yang direncanakan tersebut akan dirancang untuk memfasilitasi berbagai pelaksanaan upacara, mulai dari Genah Yajna, Manusa Yadnya hingga Pitra Yadnya.

Kehadiran fasilitas terpadu itu diharapkan menjadi salah satu solusi alternatif yang efisien dan terjangkau bagi masyarakat.

Namun, pelaksanaannya tetap diarahkan agar tidak mengurangi peran Desa Adat maupun mengesampingkan tradisi leluhur.

Dalam pertemuan tersebut, I Dewa Nyoman Anom, salah satu pendiri sekaligus pengurus tempat kremasi di Tabanan, membagikan pemahaman mengenai aspek teknis pembangunan dan pengelolaan krematorium.

Ia juga menyatakan kesiapannya untuk mendampingi proses operasional pembangunan fasilitas tersebut.

Dari sisi regulasi, Anggota DPRD Provinsi Bali Ibu Jro Made Sumiati menyambut baik inisiatif tersebut.

Ia berkomitmen mengawal payung hukum yang diperlukan, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.

Sejumlah poin utama kemudian disepakati dalam rapat tersebut.

Pertama, pembangunan fasilitas mendapat restu dan dukungan penuh dari jajaran Sulinggih (sarwa sadaka) yang hadir.

Kedua, dilakukan pengawalan terhadap aspek regulasi dan teknis melalui sinergi DPRD Provinsi Bali, pengelola berpengalaman dari Tabanan, serta Majelis Desa Adat (MDA) Bali.

Ketiga, fasilitas tersebut diharapkan dapat menyediakan sarana upakara yang ekonomis dan efisien, termasuk melalui pelaksanaan secara massal atau bersama bagi masyarakat yang membutuhkan.

Keempat, akan segera dibentuk panitia kecil sebagai tim kerja untuk mengeksekusi tahapan awal pembangunan sekaligus melaporkan perkembangan secara berkala.

Anggota DPRD Provinsi Bali, Ibu Jro Made Sumiati, menegaskan bahwa seluruh elemen wajib mendukung gagasan mulia ini.

Pembentukan panitia kecil menjadi langkah konkret awal untuk memulai pengerjaan operasional di lapangan.

Berbagai kendala teknis yang muncul nantinya akan diselesaikan secara bersama-sama demi kemaslahatan umat Hindu di Bali dan Nusantara.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
10 Gubernur se-Sumatera Bakal Teken Kesepakatan Bersama, Sumut Jadi Penggerak Sinergi Pembangunan
Harlah Kejaksaan RI ke-81, Wali Kota Mahyaruddin Dorong Sinergi dan Penegakan Hukum Berkeadilan
FMAM Soroti Kinerja OPD yang Lamban, Wali Kota Tanjungbalai Siap Evaluasi dan Tindaklanjuti
Cuaca Bali Hari Ini Sabtu 5 September 2026, Denpasar Cerah hingga Bangli Udara Kabur
Presiden Prabowo di Rute Konstitusi "Welfare State"
Pemkab Labusel Bangun Dua Gedung Kantor Dinas, Bupati Fery: Fasilitas yang Layak Penting untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Jokowi dan Politik Perhatian

Jokowi dan Politik Perhatian

OlehDwi Munthaha HAMPIR dua tahun setelah meninggalkan kursi kepresidenan, Joko Widodo (Jokowi) ternyata belum benarbenar meninggalkan pan

OPINI