Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat 347 orang menjadi korban kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah provinsi di Indonesia. Dari jumlah tersebut, empat orang dilaporkan meninggal dunia.
Juru Bicara Kemenkes Widyawati menyampaikan data korban karhutla tersebut dalam tayangan YouTube BNPB yang dikutip, Kamis (10/9/2026). Data itu merupakan kondisi masyarakat terdampak yang tercatat hingga 9 September 2026.
"Kita tahu bahwa saat ini seperti diterangkan Pak Berton ada 3 bencana kita alami, ini adalah data bencana masyarakat terdampak karhutla per 9 September 2026 terdampak di Kalsel, Kalteng, Kalbar, Kaltim, Jambi, Riau, dan Sumsel," kata Widyawati.
Baca Juga:
Berdasarkan data Kemenkes, korban paling banyak tercatat di Kalimantan Tengah. Di daerah tersebut terdapat 313 korban luka berat dan tiga orang meninggal dunia.
Sementara di Kalimantan Barat tercatat sembilan orang mengalami luka berat, 19 orang luka ringan, dan satu orang meninggal dunia. Sebanyak 45 orang juga dilaporkan mengungsi.
Di Kalimantan Selatan, terdapat dua orang mengalami luka berat dan tiga orang luka ringan. Tidak ada korban meninggal dunia yang tercatat di provinsi tersebut.
Adapun Kalimantan Timur, Jambi, Riau, dan Sumatera Selatan tercatat belum memiliki data korban dalam rincian yang disampaikan Kemenkes.
Berikut rincian korban karhutla berdasarkan data Kemenkes per 9 September 2026:
- Kalimantan Selatan: 2 luka berat, 3 luka ringan, 0 meninggal.
- Kalimantan Tengah: 313 luka berat, 0 luka ringan, 3 meninggal.
- Kalimantan Barat: 9 luka berat, 19 luka ringan, 1 meninggal.
- Kalimantan Timur: -
- Jambi: -
- Riau: -
- Sumatera Selatan: -
Data tersebut menunjukkan total korban yang mengalami luka berjumlah 347 orang, terdiri atas 324 luka berat dan 23 luka ringan. Selain itu, empat orang tercatat meninggal dunia.
Kemenkes menyampaikan data tersebut sebagai gambaran kondisi masyarakat yang terdampak karhutla di wilayah yang menjadi perhatian penanganan bencana.* (d/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.