Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Rombongan tersebut hilang kontak bersama speedboat Arupadhatu 1 sejak Senin (7/9/2026).
Pada hari kelima pencarian, area operasi SAR diperluas menjadi sekitar 4.512 nautical mile atau mil laut. Jumlah kapal yang dikerahkan juga bertambah dari 13 menjadi 14 kapal.
Seluruh kapal dibagi ke dalam enam sektor pencarian dengan penyisiran mencakup sejumlah wilayah, termasuk perairan Lampung, Bengkulu dan Ujung Kulon.
KP Sanjaya turut diberangkatkan dari Pelabuhan Ciwandan sekitar pukul 07.30 WIB untuk membantu pencarian. Kapal tersebut dijadwalkan menempuh perjalanan pulang-pergi sekitar 80 mil dengan kecepatan sekitar 10 knot dan estimasi waktu perjalanan delapan jam.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten Al Amrad mengatakan strategi pencarian terus dievaluasi setiap hari untuk menentukan langkah berikutnya, termasuk kemungkinan memperluas area operasi.
"Untuk pencarian ke depannya, hasil evaluasi semua alut-alut yang telah melaksanakan operasi SAR pada hari ini, kita akan evaluasi kembali termasuk dengan memperluas area pencarian seperti apa, termasuk dengan pembagian sektor di esok hari," kata Amrad.
Hingga Sabtu (12/9/2026), tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga kru Arupadhatu 1 yang hilang di perairan Selat Sunda.* (k/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.