Alexander Halim Hadapi Eksekusi 10 Tahun Penjara, Kejari Langkat Layangkan Panggilan
MEDAN Kejaksaan Negeri (Kejari) Langkat telah mengirimkan surat pemanggilan kepada Alexander Halim alias Akuang alias Lim Sia Cheng. Ter
HUKUM DAN KRIMINAL
BOGOR - Presiden Prabowo Subianto menolak usulan agar Indonesia menjadi tuan rumah berbagai ajang pertandingan internasional. Prabowo menilai pengeluaran anggaran hingga ratusan miliar rupiah untuk menjadi penyelenggara tidak sejalan dengan kebijakan efisiensi yang tengah dilakukan pemerintah.
Prabowo mengatakan pemerintah saat ini perlu lebih berhati-hati dalam menggunakan anggaran negara. Menurutnya, dana dalam jumlah besar sebaiknya diarahkan untuk kebutuhan pembangunan dan kepentingan masyarakat.
"Saya pikir daripada, sebagai contoh ya, saya mungkin dituduh kurang menghormati atau apa, saya termasuk yang kemarin berapa apa itu yang sodorkan ke saya, 'Pak, kita jadi tuan rumah pertandingan internasional, macam-macam lah'. Saya bilang sudahlah, karena kita belum tentu kita bisa dapat medali emas ngapain kita keluarin ratusan miliar untuk jadi tuan rumah ya kan? Kurangi," ujar Prabowo saat memberikan keterangan di kediamannya di Hambalang, Bogor, Rabu (16/9/2026).Baca Juga:
Menurut Prabowo, efisiensi anggaran tidak hanya menyasar penyelenggaraan pertandingan internasional. Pemerintah juga mengevaluasi berbagai kegiatan seremonial dan operasional di lingkungan kementerian serta lembaga negara.
Sejumlah kegiatan yang menjadi perhatian antara lain perayaan hari ulang tahun instansi, seminar, focus group discussion (FGD), kunjungan kerja hingga berbagai kebutuhan pendukung kegiatan pemerintahan.
Prabowo menilai penghematan dari berbagai kegiatan tersebut dapat memberikan ruang fiskal yang lebih besar untuk membiayai kebutuhan yang dinilai lebih mendesak, termasuk penanganan dan mitigasi bencana.
"Jadi hal-hal semacam itu ternyata kita bisa menghemat banyak. Seminar, FGD, kunjungan kerja, luar biasa," kata Prabowo.
Dia kemudian memaparkan besarnya efisiensi anggaran yang menurutnya berhasil dilakukan pemerintah pada tahap awal masa kepemimpinannya. Prabowo menyebut penghematan pada 2025 mencapai sekitar Rp300 triliun.
"Di bulan, di tahun-tahun pertama, bulan-bulan pertama saya mimpin, 2025 saya kita bisa menghemat Rp300 triliun. Anda bayangkan, Rp300 triliun," ujarnya.
Prabowo mengatakan penghematan tersebut berasal dari berbagai komponen belanja, mulai dari pembelian alat tulis, percetakan, suvenir, sewa gedung hingga kebutuhan rapat dan seminar.
"Biaya pembelian alat tulis, percetakan, suvenir ya, sewa gedung, peralatan, rapat, seminar dan sejenis kajian kita banyak sekali yang kita hemat," pungkasnya.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah melakukan efisiensi belanja negara. Pemerintah mengarahkan penggunaan anggaran agar lebih selektif dan diprioritaskan untuk kebutuhan pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat.* (bp/dh)
MEDAN Kejaksaan Negeri (Kejari) Langkat telah mengirimkan surat pemanggilan kepada Alexander Halim alias Akuang alias Lim Sia Cheng. Ter
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah pendemo diduga melakukan penganiayaan terhadap petugas keamanan atau satpam di Kantor Di
PERISTIWA
MEDAN Persoalan biaya pendidikan membuat sebagian siswa yang telah dinyatakan lulus belum dapat membawa pulang ijazah mereka. Pemerintah
PEMERINTAHAN
MEDAN Mantan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Binjai, Ralasen Ginting, didakwa melakukan korupsi terkait sejumlah pekerj
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Mantan Manajer Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Julpikar Adi Candra ali
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memperkuat upaya menghadapi dinamika kependudukan dan tren pengasuhan anak di kal
PEMERINTAHAN
MEDAN Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Sumatera Utara (Sumut) memperkuat transformasi digital da
PEMERINTAHAN
MEDAN Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak terdeteksi di wilayah Sumatera Utara (Sumut) pada Jumat (18/9/2026) hingga siang har
NASIONAL
MEDAN RSU Haji Medan kembali menerima seorang siswi asal Kabupaten Karo yang diduga menjadi korban keracunan program Makan Bergizi Gratis
KESEHATAN
ACEH BESAR Harta dan keturunan merupakan perhiasan dalam kehidupan dunia, namun keduanya juga dapat menjadi ujian bagi manusia dalam menja
AGAMA