Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
MEUREUDU - Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran memastikan situasi keamanan di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, dalam kondisi aman dan kondusif. Hal tersebut disampaikan setelah pelaksanaan Apel Kebangsaan Indonesia Damai yang digelar di halaman Gedung MTQ, Desa Manyang Cut, Kecamatan Meureudu.
Apel yang digelar Kodim 0102/Pidie bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Pidie Jaya tersebut menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, menjaga perdamaian Aceh dan mempertahankan stabilitas keamanan di wilayah tersebut.
Kegiatan itu melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, aparatur sipil negara (ASN), tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, pelajar hingga warga setempat.
Baca Juga:
Rangkaian apel diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Himne Aceh. Setelah itu, Ketua KNPI Pidie Jaya Marhaban memimpin pembacaan Deklarasi Damai yang diikuti seluruh peserta.

Dalam deklarasi tersebut, peserta menyatakan komitmen mempertahankan Pancasila dan UUD 1945. Mereka juga berikrar menjaga simbol-simbol negara, menjunjung Bhinneka Tunggal Ika serta menolak tindakan yang merendahkan lambang Negara Republik Indonesia.
Bupati Pidie Jaya H Sibral Malaysi memimpin apel tersebut. Dia mengapresiasi keterlibatan berbagai elemen masyarakat dan menyebut kebersamaan sebagai salah satu fondasi dalam pembangunan daerah.
"Pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri. Kehadiran seluruh stakeholder, terutama TNI dan Polri dalam apel ini, membuktikan bahwa kita memiliki visi yang sama untuk membawa Pidie Jaya menjadi daerah yang maju dalam lingkungan yang aman dan damai," ujar Sibral dalam amanatnya, Senin (14/9/2026).
.jpeg)
Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran hadir didampingi Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi. Kehadiran jajaran pimpinan TNI tersebut disebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya menjaga kondusivitas wilayah Aceh.
Usai apel, Ali Imran menyatakan kondisi keamanan Pidie Jaya masih kondusif. Dia juga mengatakan masyarakat tetap berpedoman pada nilai nasionalisme dan ideologi negara.
"Melalui apel kebangsaan ini, kita menegaskan bahwa situasi di Kabupaten Pidie Jaya kondusif dan aman. Masyarakat masih berpedoman pada nilai-nilai nasionalisme, setia kepada ideologi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, serta tetap berada dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia," tegas Ali Imran.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.