BREAKING NEWS
Senin, 21 September 2026

Tekan Kecelakaan Kereta, KAI Sumut Bangun 12 Pos Jaga Rawan dan Siagakan Petugas 24 Jam

Johan - Senin, 21 September 2026 20:05 WIB
Tekan Kecelakaan Kereta, KAI Sumut Bangun 12 Pos Jaga Rawan dan Siagakan Petugas 24 Jam
PT KAI Divre I Sumut membangun 12 pos jaga perlintasan sebidang di sejumlah titik rawan di wilayah Sumatera Utara. (Foto: Humas KAI Divre I)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN- PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara membangun 12 pos jaga di sejumlah perlintasan sebidang yang dinilai rawan. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat keselamatan perjalanan kereta api sekaligus mengurangi risiko kecelakaan dengan pengguna jalan.

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara Anwar Yuli Prastyo mengatakan pembangunan 12 pos jaga tersebut merupakan bagian dari program prioritas peningkatan keselamatan perlintasan sebidang.

"Sebanyak 12 pos jaga perlintasan yang saat ini dibangun merupakan bagian dari program prioritas pembangunan 190 pos jaga perlintasan secara nasional untuk semakin meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang," ujar Anwar, Senin (21/9/2026).

Baca Juga:

Penentuan lokasi pembangunan pos jaga dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi teknis perlintasan, tingkat kepadatan lalu lintas serta aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.

Salah satu titik yang menjadi prioritas berada di Jalan Raya Pelabuhan, kawasan Pelabuhan Belawan, Kota Medan. Lokasi tersebut merupakan jalur utama angkutan logistik menuju Pelabuhan Belawan dengan intensitas kendaraan berat yang cukup tinggi.

"Keberadaan pos jaga di Jalan Raya Pelabuhan sangat penting karena berada di jalur utama angkutan logistik menuju Pelabuhan Belawan. Dengan adanya petugas jaga, pengamanan perjalanan kereta api maupun kendaraan yang melintas dapat diperkuat," katanya.

Sebanyak 12 pos jaga yang dibangun KAI tersebar di lima wilayah di Sumatera Utara. Rinciannya yakni dua lokasi di Kota Medan, tiga lokasi di Kota Binjai, tiga lokasi di Kota Tebing Tinggi, satu lokasi di Kota Pematangsiantar dan tiga lokasi di Kabupaten Deli Serdang.

Selain membangun fasilitas, KAI juga menyiapkan tenaga penjaga perlintasan melalui anak usahanya, KAI Properti. Sebanyak 48 calon petugas telah direkrut dan saat ini menjalani pelatihan.

Setelah pelatihan, para calon petugas akan mengikuti pengujian untuk mendapatkan sertifikasi resmi sebagai Penjaga Jalur Lintasan (PJL). Nantinya, setiap pos akan ditempatkan empat petugas agar pengamanan dapat dilakukan selama 24 jam.

"Setelah pembekalan, para calon petugas akan mengikuti pengujian untuk mendapatkan sertifikasi resmi sebagai Penjaga Jalur Lintasan (PJL). Nantinya masing-masing pos akan diisi oleh 4 orang petugas, sehingga pos penjaga perlintasan tersebut bisa beroperasi 24 jam," jelas Anwar.

KAI juga menempatkan 180 petugas tambahan di 101 perlintasan sebidang yang belum memiliki penjagaan tetap.

Upaya tersebut dilakukan di tengah masih tingginya jumlah perlintasan sebidang di Sumatera Utara. Saat ini terdapat 636 perlintasan sebidang, terdiri atas 151 titik yang sudah dijaga dan 485 titik yang belum memiliki penjagaan.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru