BREAKING NEWS
Kamis, 01 Oktober 2026

Bahlil Lahadalia Kini Rangkap Dua Jabatan, Menko Hilirisasi dan Menteri ESDM

Abyadi Siregar - Kamis, 01 Oktober 2026 17:17 WIB
Bahlil Lahadalia Kini Rangkap Dua Jabatan, Menko Hilirisasi dan Menteri ESDM
Presiden Prabowo Subianto melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Dan tetap memegang jabatan sebagai Menteri ESDM. (foto: Setpres/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Pelantikan Bahlil merupakan bagian dari reshuffle Kabinet Merah Putih.

Pengangkatan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 104/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Sisa Jabatan 2024-2029.

Baca Juga:


Dalam pelantikan itu, Bahlil mengucapkan sumpah jabatan dengan dituntun Presiden Prabowo.

"Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara," demikian sumpah jabatan yang diucapkan Bahlil dengan dituntun Presiden Prabowo.

Selain menjadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil tetap dipercaya memegang jabatan sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Sebelum pelantikan, Bahlil mengatakan dirinya mendapat penugasan dari Presiden untuk merangkap dua jabatan tersebut.

Ia mengaku mendapat telepon dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengenai penugasan itu.

"Memang saya dapat telepon dari Pak Seskab, untuk Menko merangkap Menteri ESDM. Kita jalankan semua tugas dari Bapak Presiden," kata Bahlil.

Bahlil Lahadalia bukan sosok baru dalam pemerintahan.

Ia telah menduduki sejumlah jabatan strategis, baik pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto maupun Presiden ke-7 Joko Widodo.

Bahlil pertama kali masuk pemerintahan ketika dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Menteri ESDM pada 23 Oktober 2019.

Pada 19 Agustus 2024, ia kembali dilantik sebagai Menteri ESDM untuk menggantikan Arifin Tasrif dan melanjutkan sisa masa jabatan Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024.

Dua hari kemudian, pada 21 Agustus 2024, Bahlil terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar periode 2024-2029 dalam Musyawarah Nasional XI Partai Golkar di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta.

Di pemerintahan Presiden Prabowo, Bahlil kembali dipercaya sebagai Menteri ESDM. Ia dilantik pada 21 Oktober 2024 untuk periode 2024-2029.

Kini, setelah dilantik sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil menjalankan tugas koordinasi di bidang hilirisasi dan transisi energi sekaligus tetap memegang jabatan Menteri ESDM.

Sebelum masuk pemerintahan, perjalanan karier Bahlil terbilang panjang.

Pria kelahiran Banda, Maluku Tengah, Maluku, 7 Agustus 1976, itu pernah menjalani berbagai pekerjaan sebelum menjadi pengusaha.

Bahlil pernah menjadi sopir angkot dan penjual koran.

Perjalanan tersebut kemudian membawanya menjadi pengusaha dengan bisnis di sejumlah sektor, mulai dari perkebunan, properti, transportasi, pertambangan hingga konstruksi.

Bahlil juga pernah memimpin Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) periode 2015-2019.

Berdasarkan LHKPN tahun pelaporan 2025 yang disampaikan pada 31 Maret 2026, Bahlil Lahadalia tercatat memiliki total harta kekayaan Rp344.415.518.982.

Harta tersebut terdiri atas tanah dan bangunan, kendaraan, surat berharga, serta kas dan setara kas.

Tanah dan bangunan yang dilaporkan bernilai Rp322.381.257.825 dan tersebar di sejumlah wilayah, termasuk Jayapura, Gianyar, Jakarta Selatan, Sragen, dan Sleman.

Bahlil juga melaporkan kepemilikan kendaraan senilai Rp75 juta berupa Toyota Harrier dan Honda CR-V. Sementara surat berharga tercatat senilai Rp1.612.500.000.

Adapun kas dan setara kas yang dilaporkan mencapai Rp20.346.485.157. Dalam laporan tersebut, Bahlil tidak tercatat memiliki utang.

Dengan demikian, total harta kekayaan yang dilaporkan Bahlil dalam LHKPN 2025 mencapai Rp344.415.518.982.

KPK menjelaskan bahwa LHKPN merupakan instrumen untuk mengawasi harta kekayaan penyelenggara negara dan informasinya dapat diakses masyarakat melalui sistem e-LHKPN.

Pelantikan Bahlil sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi menambah daftar perubahan dalam Kabinet Merah Putih pada 1 Oktober 2026.

Bersamaan dengan itu, Presiden Prabowo juga melantik sejumlah pejabat lain dalam agenda reshuffle di Istana Negara.* (km/ad)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri, Ini Daftar Kapolri dari Masa ke Masa
Mitra BGN Mengadu ke DPR, Klaim 13 Ribu Dapur SPPG Tak Beroperasi
Kapolri Baru, Dosa Lama Jangan Diwariskan
Polresta Banda Aceh Mutasi Sejumlah Pejabat, Ini Daftar Kasat hingga Kapolsek yang Berganti
Bupati Batu Bara Ikuti Gerakan Tanam Padi PM-AAS, Target Panen di Atas 10 Ton per Hektare
Ini Daftar Pejabat yang Dilantik Prabowo: Listyo Sigit Jadi Kepala KSP hingga Dudung Abdurachman Menko Polkam
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru