BREAKING NEWS
Sabtu, 10 Oktober 2026

Prihatin Kondisi Jalan Bertahun-tahun Rusak, Owner Pida Ponsel Muhammad Muslim Gunawan Turun Tangan Perbaiki Jalan Pakai Dana Pribadi

Muhammad Taufik - Sabtu, 10 Oktober 2026 11:41 WIB
Prihatin Kondisi Jalan Bertahun-tahun Rusak, Owner Pida Ponsel Muhammad Muslim Gunawan Turun Tangan Perbaiki Jalan Pakai Dana Pribadi
Penampakan jalan rusak sebelum dan sesudah diperbaiki di kawasan perbatasan Kecamatan Tanjung Tiram dan Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BATU BARA — Bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat ditunjukkan oleh salah seorang pengusaha ponsel, Muhammad Muslim, owner Pida Ponsel, yang rela mengeluarkan dana pribadi untuk memperbaiki jalan rusak di kawasan perbatasan Kecamatan Tanjung Tiram dan Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.

Perbaikan dilakukan di jalan-simpang-empat/" target="_blank">Jalan Simpang Empat, tepatnya di depan Penginapan Haji Amer Kosen.

Kondisi jalan tersebut dikeluhkan masyarakat karena mengalami kerusakan cukup parah dan disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun tanpa penanganan yang dirasakan memadai.

Baca Juga:

Berdasarkan pantauan dan keluhan masyarakat setempat, permukaan jalan dipenuhi lubang dengan berbagai ukuran.

Kondisi tersebut semakin memprihatinkan ketika hujan turun.

Lubang-lubang jalan yang tergenang air menyerupai kubangan sehingga menyulitkan pengendara untuk melintas dan meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Jalan tersebut merupakan salah satu akses yang kerap dilalui masyarakat, baik pengendara sepeda motor maupun mobil.

Kerusakan yang dibiarkan berlarut-larut dinilai mengganggu aktivitas warga dan menimbulkan kekhawatiran bagi pengguna jalan, terutama ketika melintas pada malam hari atau saat kondisi jalan tertutup genangan air.


Sudah Dua Kali Masyarakat Keluarkan Dana Pribadi

Kekecewaan masyarakat terhadap kondisi jalan tersebut semakin terasa karena perbaikan secara swadaya disebut telah dilakukan sebanyak dua kali menggunakan dana pribadi.

Namun, kerusakan jalan yang kembali terjadi membuat persoalan ini terus menjadi perhatian warga.

Di tengah kondisi tersebut, Muhammad Muslim mengambil inisiatif untuk kembali membantu memperbaiki bagian jalan yang rusak.

Langkah itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama pengguna jalan sekaligus upaya mengurangi risiko kecelakaan yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat.

Bagi Muslim, kondisi jalan yang rusak bukan sekadar persoalan kenyamanan berkendara, melainkan juga menyangkut keselamatan orang banyak.

Ia berharap perbaikan sederhana yang dilakukan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang setiap hari menggunakan akses tersebut.

Aksi sosial ini sekaligus memperlihatkan semangat gotong royong dan kepedulian antarsesama di tengah persoalan infrastruktur yang dirasakan warga.

Muslim: Bukan untuk Menyindir Siapa Pun, tetapi Bentuk Kepedulian

Saat diwawancarai awak media pada Sabtu, 10 Oktober 2026, Muhammad Muslim menyampaikan bahwa langkah yang dilakukannya murni didasari kepedulian terhadap keselamatan masyarakat.

Ia menegaskan tidak memiliki maksud untuk menyindir atau menyudutkan pihak mana pun.

Menurut Muslim, setiap orang yang memiliki kesempatan dan kemampuan untuk membantu masyarakat sebaiknya dapat mengambil bagian sesuai dengan kemampuannya, termasuk dalam persoalan fasilitas umum yang digunakan bersama.

"Bentuk kepedulian sesama pengguna jalan sangatlah penting agar kita terhindar dari kecelakaan. Saya pribadi tidak ada maksud menyindir siapa pun. Saya hanya peduli terhadap kondisi jalan tersebut. Alhamdulillah, kebetulan ada rezeki. Apa salahnya kita perbaiki? Hitung-hitung berbuat amal," ujar Muslim.

Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa kepedulian sosial tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar.

Menurut semangat yang ditunjukkannya, bantuan sesuai kemampuan pun dapat menjadi langkah nyata untuk membantu mengatasi persoalan yang dihadapi masyarakat.

Warga Berharap Ada Perhatian Serius terhadap Kondisi Jalan

Aksi perbaikan yang dilakukan secara swadaya ini diharapkan dapat membantu mengurangi kesulitan pengendara saat melintasi kawasan tersebut.

Namun, perbaikan menggunakan dana pribadi masyarakat tentu memiliki keterbatasan, terutama apabila kerusakan jalan cukup luas dan membutuhkan penanganan teknis secara menyeluruh.

Masyarakat berharap kondisi jalan-simpang-empat/" target="_blank">Jalan Simpang Empat di depan Penginapan Haji Amer Kosen mendapat perhatian dari instansi terkait.

Peninjauan lapangan dan penanganan yang sesuai dengan kondisi kerusakan dinilai penting agar persoalan tersebut tidak terus berulang dan membebani warga.

Selain itu, perbaikan secara permanen diperlukan agar akses jalan dapat digunakan dengan lebih aman dan nyaman, baik oleh masyarakat setempat maupun pengguna jalan dari wilayah lain.

Warga juga diharapkan tetap berhati-hati ketika melintasi kawasan tersebut, khususnya saat hujan turun dan lubang jalan tertutup genangan air.

Kepedulian Muhammad Muslim menjadi pengingat bahwa keselamatan di jalan merupakan kepentingan bersama.

Meski demikian, upaya swadaya masyarakat diharapkan dapat berjalan beriringan dengan perhatian dan penanganan dari pihak berwenang sesuai kewenangannya.

Kini, masyarakat menantikan tindak lanjut terhadap kondisi jalan tersebut agar akses penghubung di kawasan Tanjung Tiram dan Talawi dapat memperoleh penanganan yang lebih baik, sehingga keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan tidak terus menjadi kekhawatiran.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Jalan Kaki Setelah Makan, Benarkah Bisa Menjaga Kesehatan Jantung? Ini Penjelasan Ahli
Petaka Jalan Berlubang di Medan Marelan: Pemotor 21 Tahun Tewas Terlindas Truk Tangki
Belum Lewat Tahun Anggaran Sudah Hancur Lebur: GMPT Desak KPK Usut Proyek Jalan Sipiongot Rp 94,3 M
Korupsi Proyek Jalan Sumut Makin Melebar! KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru, Ada Mantan Kepala BBPJN
Ngebut Hantam Tiang Hingga Terguling di Labusel, Bus Bintang Utara Bikin 22 Penumpang Luka: Sopir Malah Kabur
3 Tahun Jalan Garuda Raya Perumnas Mandala Langganan Banjir, Warga Desak Pemerintah Bertindak
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Saya Mundur

Saya Mundur

OlehAndang SubahariantoPEMBACA yang budiman tentu bertanyatanya. Mengapa pejabat publik di banyak negara relatif gampang berkata, Saya mu

OPINI