Bupati Batu Bara Hadiri Safari Ramadhan Polda Sumut
BATU BARA Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., menghadiri Safari Ramadhan Polda Sumatera Utara yang berlangsung di Polres
PEMERINTAHAN
BATAM -Masalah kelangkaan gas LPG 3 kilogram atau yang sering disebut gas melon di Kota Batam semakin meresahkan. Meskipun Pemerintah Kota Batam telah menggelar operasi pasar di beberapa kecamatan, situasi ini masih belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Warga dan pelaku usaha kecil kini merasakan dampak serius dari krisis ini, yang mengancam keberlangsungan usaha mereka.
Pantauan di lapangan, sejumlah warga di daerah Botania mengalami kesulitan dalam menemukan pangkalan yang menjual gas melon. Beberapa pangkalan bahkan mengaku tidak memiliki stok gas yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Saya sudah mencari gas melon di beberapa tempat, tetapi tidak ada yang menjual. Sudah ke Pasar Jodoh juga, sama sekali tidak tersedia. Padahal, saya butuh untuk memasak,” ujar Dilla, seorang ibu rumah tangga berusia 29 tahun. Dilla mengaku tidak mengikuti pasar murah karena sebelumnya ia masih memiliki stok gas yang cukup. “Sekarang, saya bingung mau masak pakai apa,” keluhnya.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh para pedagang di Pasar Botania. Sari, seorang pedagang gorengan, mengungkapkan bahwa stok gasnya hampir habis. “Saya sudah mencari kemana-mana, tetapi tidak ada yang jual. Jika tidak segera mendapatkan gas, terpaksa saya tutup jualan,” katanya dengan nada putus asa.
Tidak hanya itu, kelangkaan gas melon juga dimanfaatkan oleh beberapa pedagang eceran untuk menaikkan harga. Salah satu pedagang di Pasar Jodoh menjual tabung gas melon seharga Rp45.000, jauh di atas harga eceran normal yang hanya Rp21.000. “Kalau mau ambil, harganya Rp45 ribu,” ungkapnya, seraya menunjukkan tabung-tabung gas yang tersusun di depan warungnya.
Kondisi ini telah berlangsung selama beberapa hari dan semakin memperburuk keadaan. Walaupun pemerintah telah berupaya mengatasi masalah ini dengan menggelar pasar gas melon dan Pertamina menambah stok gas untuk masyarakat miskin, hasilnya masih belum memadai.
Warga berharap agar pemerintah segera mengambil langkah lebih efektif untuk menanggulangi kelangkaan ini. Jika tidak, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh konsumen rumah tangga, tetapi juga oleh pelaku usaha kecil yang sangat bergantung pada ketersediaan gas melon untuk menjalankan bisnis mereka.
(N/014)
BATU BARA Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., menghadiri Safari Ramadhan Polda Sumatera Utara yang berlangsung di Polres
PEMERINTAHAN
BINJAI Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Binjai menggelar kegiatan buka puasa bersama pada Jumat (13/03/2026) sore. Kegia
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa cadangan beras nasional Indonesia saat ini berada pada angka yang sang
EKONOMI
BANDA ACEH Polda Aceh menggelar Operasi Ketupat Seulawah 2026 dalam rangka memberikan pengamanan dan pelayanan bagi masyarakat yang mera
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil mengungkap operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, yang meli
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengkaji berbagai langkah penghematan untuk menghadapi dampak perang di Timur Tengah yang berpotensi m
POLITIK
MEDAN Umat Buddha di Sumatera Utara menyalurkan 300 paket bahan pokok kepada masyarakat yang membutuhkan menjelang Hari Raya Idulfitri 1
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan dua orang tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di Kabupaten Cilac
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mengutuk keras teror penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang terdakwa kasus narkoba bernama Mahlul Ridha dilaporkan kabur usai menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Stabat, Kabup
PERISTIWA