BREAKING NEWS
Minggu, 23 Agustus 2026

Mentan Laporkan Cadangan Beras Nasional Cukup untuk 324 Hari, Namun Anggaran Terbatas

- Sabtu, 14 Maret 2026 15:43 WIB
Mentan Laporkan Cadangan Beras Nasional Cukup untuk 324 Hari, Namun Anggaran Terbatas
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (Foto: Dok. Kementan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa cadangan beras nasional Indonesia saat ini berada pada angka yang sangat baik.

Dalam laporan yang disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto pada sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026), Amran menyebutkan bahwa stok beras nasional tercatat sekitar 4 juta ton, yang diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga 324 hari ke depan.

"Ini adalah angka tertinggi dalam sejarah, cadangan kita cukup sampai akhir tahun," ujar Amran kepada Prabowo.

Baca Juga:

Ia juga memproyeksikan bahwa stok beras akan terus meningkat, dengan perkiraan cadangan beras nasional akan mencapai sekitar 5,216 juta ton pada bulan depan.

Namun, di tengah kabar baik tentang ketersediaan beras, Amran juga menyampaikan kekhawatirannya terkait anggaran yang saat ini hanya mencakup kebutuhan untuk dua minggu mendatang.

Ia pun meminta dukungan anggaran tambahan untuk memastikan keberlanjutan distribusi beras hingga akhir tahun.

"Anggaran kita tinggal cukup untuk dua minggu ke depan, saya harap Menteri Keuangan bisa memberikan dukungan tambahan yang sudah disepakati sebelumnya," ujarnya.

Menanggapi permintaan tersebut, Presiden Prabowo memberikan perhatian khusus, sementara Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sempat melontarkan candaan, "Uang terus," yang disambut tawa oleh Amran.

Amran menegaskan bahwa tambahan anggaran yang diminta bukan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), melainkan sebagai pinjaman sementara yang sudah disepakati sebelumnya.

Kinerja Sektor Pertanian Menguat

Selain stok beras, Amran juga melaporkan perkembangan positif dalam sektor pertanian, termasuk pada komoditas kelapa sawit (CPO).

Ia menyebutkan bahwa ekspor CPO Indonesia meningkat sekitar 6 juta ton, dari 26 juta ton menjadi 32 juta ton.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Gubsu Bobby Nasution: Anggaran Penanganan Pascabencana ke Sumut Siap Ditambah
Bupati Fery Sahputra Buka Musrenbang RKPD 2027, Dorong Transformasi Ekonomi dan Pengembangan Pariwisata Labusel
Pemerintah Diproyeksikan Miliki “Kantong Tebal” Rp 200 Triliun untuk Jaga APBN, Meski Geopolitik Memanas
Kanwil Kemenkum Bali Fokus Optimalkan Program dan Realisasi Anggaran Triwulan I 2026, Dorong Peningkatan Pelayanan Hukum
Kapolda Aceh Ingatkan Pentingnya Profesionalisme Personel SDM Menjelang Rekrutmen Polri 2026
Mendagri Minta Pemda Batasi Medsos Anak di RPJMD, Ada Insentif Dana!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru