Bukan Soal Emas 74 Kg! Kubu Febrie Adriansyah Ungkap Fokus Utama di Praperadilan
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
JAKARTA — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa cadangan beras nasional Indonesia saat ini berada pada angka yang sangat baik.
Dalam laporan yang disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto pada sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026), Amran menyebutkan bahwa stok beras nasional tercatat sekitar 4 juta ton, yang diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga 324 hari ke depan.
"Ini adalah angka tertinggi dalam sejarah, cadangan kita cukup sampai akhir tahun," ujar Amran kepada Prabowo.Baca Juga:
Ia juga memproyeksikan bahwa stok beras akan terus meningkat, dengan perkiraan cadangan beras nasional akan mencapai sekitar 5,216 juta ton pada bulan depan.
Namun, di tengah kabar baik tentang ketersediaan beras, Amran juga menyampaikan kekhawatirannya terkait anggaran yang saat ini hanya mencakup kebutuhan untuk dua minggu mendatang.
Ia pun meminta dukungan anggaran tambahan untuk memastikan keberlanjutan distribusi beras hingga akhir tahun.
"Anggaran kita tinggal cukup untuk dua minggu ke depan, saya harap Menteri Keuangan bisa memberikan dukungan tambahan yang sudah disepakati sebelumnya," ujarnya.
Menanggapi permintaan tersebut, Presiden Prabowo memberikan perhatian khusus, sementara Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sempat melontarkan candaan, "Uang terus," yang disambut tawa oleh Amran.
Amran menegaskan bahwa tambahan anggaran yang diminta bukan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), melainkan sebagai pinjaman sementara yang sudah disepakati sebelumnya.
Kinerja Sektor Pertanian Menguat
Selain stok beras, Amran juga melaporkan perkembangan positif dalam sektor pertanian, termasuk pada komoditas kelapa sawit (CPO).
Ia menyebutkan bahwa ekspor CPO Indonesia meningkat sekitar 6 juta ton, dari 26 juta ton menjadi 32 juta ton.
Amran juga menjelaskan bahwa kebutuhan CPO untuk program biofuel domestik diperkirakan mencapai sekitar 5,3 juta ton, dan total ekspor sektor pertanian Indonesia meningkat sekitar 28%.
"PDB sektor pertanian tercatat di angka 5,74%, tertinggi dalam 25 tahun terakhir. Begitu juga dengan Nilai Tukar Petani (NTP) yang mencapai level tertinggi dalam 33 tahun terakhir," ungkap Amran, yang menilai kebijakan pemerintah, termasuk kenaikan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) serta penurunan harga pupuk sekitar 20%, sebagai faktor yang mendongkrak kinerja sektor pertanian.*
(d/dh)
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyiapkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Kehutanan untuk diperbantukan
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP I Wayan Sudirta mengecam praktik pembakaran hutan dan lahan yang diduga dilakukan untu
NASIONAL
BENER MERIAH Ribuan warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Desa
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan program pendampingan peningkatan produktivitas bagi 20 perusahaan mulai Septembe
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemarau yang berpotensi semakin keri
NASIONAL
JAKARTA Universitas Paramadina mempertemukan akademisi, pendidik, praktisi, pembuat kebijakan dan mahasiswa dari Indonesia, Inggris serta
PENDIDIKAN
JAKARTA Pakar kebijakan publik Bonatua Silalahi menempuh jalur sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP) setelah pengaduannya ter
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menindaklanjuti kasus dugaan kekerasan terhadap dua anak di Sidikalang, Kabupate
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengklaim menemukan 40 kete
NASIONAL