Kasus Keracunan MBG di Sumut Naik Empat Kali Lipat, Ombudsman Desak BGN Evaluasi Pengawasan
MEDAN Kasus keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumatera Utara (Sumut) meningkat empat kali lipat sepanjang 20
NASIONAL
BATAM -Masalah kelangkaan gas LPG 3 kilogram atau yang sering disebut gas melon di Kota Batam semakin meresahkan. Meskipun Pemerintah Kota Batam telah menggelar operasi pasar di beberapa kecamatan, situasi ini masih belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Warga dan pelaku usaha kecil kini merasakan dampak serius dari krisis ini, yang mengancam keberlangsungan usaha mereka.
Pantauan di lapangan, sejumlah warga di daerah Botania mengalami kesulitan dalam menemukan pangkalan yang menjual gas melon. Beberapa pangkalan bahkan mengaku tidak memiliki stok gas yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Saya sudah mencari gas melon di beberapa tempat, tetapi tidak ada yang menjual. Sudah ke Pasar Jodoh juga, sama sekali tidak tersedia. Padahal, saya butuh untuk memasak,” ujar Dilla, seorang ibu rumah tangga berusia 29 tahun. Dilla mengaku tidak mengikuti pasar murah karena sebelumnya ia masih memiliki stok gas yang cukup. “Sekarang, saya bingung mau masak pakai apa,” keluhnya.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh para pedagang di Pasar Botania. Sari, seorang pedagang gorengan, mengungkapkan bahwa stok gasnya hampir habis. “Saya sudah mencari kemana-mana, tetapi tidak ada yang jual. Jika tidak segera mendapatkan gas, terpaksa saya tutup jualan,” katanya dengan nada putus asa.
Tidak hanya itu, kelangkaan gas melon juga dimanfaatkan oleh beberapa pedagang eceran untuk menaikkan harga. Salah satu pedagang di Pasar Jodoh menjual tabung gas melon seharga Rp45.000, jauh di atas harga eceran normal yang hanya Rp21.000. “Kalau mau ambil, harganya Rp45 ribu,” ungkapnya, seraya menunjukkan tabung-tabung gas yang tersusun di depan warungnya.
Kondisi ini telah berlangsung selama beberapa hari dan semakin memperburuk keadaan. Walaupun pemerintah telah berupaya mengatasi masalah ini dengan menggelar pasar gas melon dan Pertamina menambah stok gas untuk masyarakat miskin, hasilnya masih belum memadai.
Warga berharap agar pemerintah segera mengambil langkah lebih efektif untuk menanggulangi kelangkaan ini. Jika tidak, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh konsumen rumah tangga, tetapi juga oleh pelaku usaha kecil yang sangat bergantung pada ketersediaan gas melon untuk menjalankan bisnis mereka.
(N/014)
MEDAN Kasus keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumatera Utara (Sumut) meningkat empat kali lipat sepanjang 20
NASIONAL
MEDAN Kisruh pengelolaan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) AlHikmah Medan kembali mencuat. Persoalan tersebut mencakup status kepemimpi
NASIONAL
PEKANBARU Yayasan Jaga Riau Indonesia mendesak Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau dan Gubernur Riau segera mengambil langkah konkre
NASIONAL
MEDAN Kota Medan mengalami penurunan permukaan tanah sekitar 33 milimeter atau 3,3 sentimeter per tahun. Angka tersebut terungkap dalam
NASIONAL
JAKARTA Suroso Isnandar ditunjuk sebagai Direktur Utama PT PLN (Persero), menggantikan Darmawan Prasodjo. Pergantian pimpinan perusahaan
NASIONAL
JAKARTA Terdakwa Don Ritto alias Idon menilai jaksa penuntut umum (JPU) mencampuradukkan honorarium advokat, kegiatan bisnis, dan hubung
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) MedanBinjaiDeli Serdang (Mebidang) mulai berdampak pada aktivitas pengguna jalan di Kota
NASIONAL
BENER MERIAH Ketua Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM)
PENDIDIKAN
JAKARTA Tawuran antarkelompok remaja terjadi di Jalan Raya Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, pada Selasa malam, 13 Oktober 2026.
HUKUM DAN KRIMINAL
KOTA TEGAL Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar sosialisasi penguatan program pencegahan korupsi berbasis risiko di lingkungan P
PEMERINTAHAN