BREAKING NEWS
Senin, 26 Oktober 2026

Wakapolda Aceh Ajak Siswa Al-Wildan Islamic School Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini

T.Jamaluddin - Senin, 26 Oktober 2026 15:59 WIB
Wakapolda Aceh Ajak Siswa Al-Wildan Islamic School Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini
Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Latif Usman mengajak siswa Al-Wildan Islamic School 21 Banda Aceh dalam edukasi keselamatan berlalu lintas itu dilaksanakan melalui program Polisi Peduli Pendidikan (Polidik), Senin, 26 Oktober 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH – Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Latif Usman mengajak siswa Al-Wildan Islamic School 21 Banda Aceh membiasakan diri tertib berlalu lintas sejak dini.

Edukasi ini dilakukan untuk menanamkan kesadaran tentang pentingnya keselamatan di jalan raya melalui lingkungan pendidikan, Senin, 26 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol. Deden Supriyatna Imhar dan Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol. Teguh Priyambodo Nugroho.

Baca Juga:

Sejumlah dewan guru Al-Wildan Islamic School 21 Banda Aceh juga mendampingi kegiatan tersebut.


Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto mengatakan, edukasi keselamatan berlalu lintas itu dilaksanakan melalui program Polisi Peduli Pendidikan (Polidik).

Program tersebut merupakan bagian dari implementasi Program Prioritas Kapolri dan dukungan terhadap Quick Wins Kapolri, khususnya dalam mendekatkan Polri dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan edukatif.

"Melalui Polidik, kami ingin menanamkan pemahaman kepada anak-anak bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Kesadaran ini perlu dibangun sejak dini agar mereka terbiasa disiplin, memahami aturan, dan mengutamakan keselamatan saat berada di jalan," ujar Joko.

Dalam kegiatan yang berlangsung interaktif dan penuh keakraban itu, Latif Usman mengingatkan para siswa agar selalu berhati-hati saat berada di jalan raya.

Ia juga mendorong para siswa untuk menjadi pelopor keselamatan, dimulai dari lingkungan keluarga.

Salah satu pesan yang disampaikan adalah pentingnya mengingatkan orang tua agar menggunakan helm ketika mengendarai sepeda motor.

Langkah sederhana tersebut diharapkan dapat membantu membangun kebiasaan berkendara yang lebih aman.

"Jika bepergian dengan ayah atau ibu menggunakan sepeda motor, adik-adik bisa mengingatkan agar selalu memakai helm. Helm bukan sekadar perlengkapan berkendara, tetapi pelindung kepala yang dapat mengurangi risiko cedera apabila terjadi kecelakaan," pesannya.

Agar mudah dipahami, materi keselamatan berlalu lintas disampaikan dengan bahasa sederhana dan diselingi kuis berhadiah.

Para siswa diajak mengenali arti lampu lalu lintas, mulai dari merah sebagai tanda berhenti, kuning untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersiap sesuai ketentuan, hingga hijau sebagai tanda boleh berjalan setelah memastikan kondisi aman.

Menurut Joko, pendidikan keselamatan berlalu lintas melalui sekolah menjadi langkah penting untuk membangun budaya disiplin di jalan secara berkelanjutan.

Anak-anak tidak hanya diharapkan memahami aturan untuk melindungi diri sendiri, tetapi juga mampu menyampaikan pesan keselamatan kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya.

"Budaya tertib berlalu lintas dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti menggunakan helm, mematuhi rambu-rambu, dan menaati aturan di jalan. Kebiasaan ini perlu ditanamkan sejak kecil agar tumbuh menjadi perilaku yang melekat hingga dewasa," katanya.

Joko menegaskan, Polda Aceh akan terus mendorong kegiatan edukasi melalui program Polidik sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan.

Upaya tersebut sekaligus ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas.

"Kami berharap anak-anak semakin memahami pentingnya keselamatan di jalan dan mampu menjadi pelopor keselamatan, dimulai dari diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan sekitar," tutup Joko.

Melalui edukasi sejak usia sekolah, Polda Aceh berharap kebiasaan tertib berlalu lintas dapat tumbuh menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Kesadaran tersebut diharapkan tidak berhenti di lingkungan sekolah, tetapi juga diterapkan dalam keluarga dan masyarakat.*(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Baru Sebulan Menjabat, Kapolda Aceh Tuai Pujian Pengamat USK usai Solar Subsidi Tak Lagi Langka
Prakiraan Cuaca Aceh Senin 26 Oktober 2026: Mayoritas Wilayah Hujan Ringan, Bireuen Hujan Sedang
Sambangi Gereja Methodist Banda Aceh, Kapolda Serukan 'Saring Sebelum Sharing' demi Tangkal Hoaks
Polda Sumut tangkap dua terduga pelaku pembunuhan pengemudi taksi online lintas kabupaten
Sambut HUT ke-81 Brimob! Wakapolda Aceh Buka Dansatbrimob Cup 2026, 180 Pebulutangkis Unjuk Gigi
Prakiraan Cuaca Aceh Hari Ini 25 Oktober 2026: 7 Wilayah Berpotensi Hujan Petir
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru