Heboh Biaya Hotel AFF U-19, PSSI dan Pemkot Medan Saling Berbeda Pernyataan
MEDAN Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menanggapi polemik terkait biaya akomodasi peserta Piala AFF U19 2026 yang digelar
OLAHRAGA
BITVONLINE.COM –Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan bahwa produksi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis baru, yaitu BBM rendah sulfur, telah siap untuk dijual. Namun, untuk tahap awal, penjualan BBM jenis ini akan dibatasi pada wilayah tertentu, terutama di wilayah Jawa Barat bagian Utara.
Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana, menjelaskan bahwa meskipun produksi BBM solar baru ini sudah siap, kapasitas produksinya saat ini belum mencukupi untuk distribusi nasional. “Produksi BBM solar baru ini memang sudah siap, namun untuk tahap awal, distribusinya hanya akan difokuskan di wilayah Jawa Barat bagian utara,” ujarnya saat konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, pada Jumat (9/8/2024).
Menurut Dadan, keputusan ini diambil karena infrastruktur yang diperlukan untuk memproduksi dan mendistribusikan BBM rendah sulfur baru saat ini hanya tersedia di Kilang Pertamina Balongan, Jawa Barat. “Infrastruktur yang ada saat ini masih terbatas. Kami akan memprioritaskan distribusi di wilayah yang dekat dengan fasilitas produksi, seperti Jakarta dan sekitarnya,” tambahnya.
Dadan juga menegaskan bahwa meskipun penyaluran BBM rendah sulfur baru ini akan dimulai di wilayah tertentu, pemerintah berkomitmen untuk memperluas distribusinya seiring dengan peningkatan kapasitas produksi dan infrastruktur yang ada. Saat ini, belum ada kepastian mengenai jumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang akan melayani BBM baru ini maupun volume yang akan didistribusikan.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengurangi polusi udara, khususnya di Jakarta dan sekitarnya, yang selama ini dikenal memiliki tingkat polusi yang tinggi. “Dengan adanya BBM rendah sulfur ini, kami berharap dapat mengurangi kontribusi polusi udara di wilayah Jakarta. Ini adalah salah satu upaya kami untuk meningkatkan kualitas udara dan kesehatan masyarakat,” jelas Dadan.
Kementerian ESDM juga menyebutkan bahwa kebijakan ini akan terus dievaluasi untuk memastikan distribusi yang lebih luas ke depan, seiring dengan meningkatnya kapasitas produksi dan distribusi BBM rendah sulfur. “Kami akan terus memantau perkembangan dan memastikan bahwa BBM rendah sulfur ini dapat dinikmati oleh lebih banyak wilayah seiring dengan kemajuan yang kami capai dalam produksi dan distribusi,” tutup Dadan.
(N/014)
MEDAN Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menanggapi polemik terkait biaya akomodasi peserta Piala AFF U19 2026 yang digelar
OLAHRAGA
JAKARTA Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menilai pengangkatan Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan D
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memblokir sejumlah aset milik Bupati nonaktif Pekalongan, Fadia Arafiq, dalam proses penyidik
HUKUM DAN KRIMINAL
NIAS SELATAN Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 3,6 mengguncang wilayah Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, pada Selasa (2/6/2026)
PERISTIWA
MEDAN Solidaritas Aksi Lintas Mahasiswa (SALAM) kembali menggelar unjuk rasa di depan Mapolda Sumatera Utara (Sumut), Selasa (2/6/2026).
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Provinsi Sumatera Utara (Sumut) resmi dipercaya menjadi tuan rumah Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke42 tahun 2026. Kegiatan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Istana Kepresidenan memastikan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) tidak akan mengganggu pelaksanaan program Makan Ber
NASIONAL
JAKARTA Pimpinan DPR RI mengapresiasi keputusan Presiden Prabowo Subianto yang melakukan perombakan di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN),
POLITIK
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN) dengan mencopot Dadan Hindayana dari jabatanny
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dalam keputusan yang diumum
PEMERINTAHAN