Dua Penumpang Meninggal Dunia dalam Tabrakan KRL dan Kereta Argo Bromo Anggrek di Bekasi
BEKASI Dua orang dilaporkan meninggal dunia dalam insiden tabrakan antara Kereta Rel Listrik (KRL) dan kereta jarak jauh Argo Bromo Anggre
PERISTIWA
CIREBON –Kasus kematian tragis Vina dan Eky, yang diduga sebagai kecelakaan berdasarkan penyelidikan Polres Cirebon, kembali memunculkan perdebatan setelah mantan Kabareskrim Komjen Pol (Purn) Susno Duadji mengeluarkan tantangan terbuka. Dalam sebuah pernyataan yang mengejutkan, Susno menawarkan hadiah uang sebesar Rp10 juta bagi siapa pun yang bisa membuktikan bahwa kematian Vina dan Eky adalah hasil dari pembunuhan, bukan kecelakaan seperti yang disimpulkan oleh pihak berwenang.
“Saya bilang, gak usah cari pelakunya ya, siapa yang bisa membuktikan ada peristiwa pembunuhan yang diskenariokan ini, saya bayar Rp 10 juta,” tegas Susno dalam keterangannya.
Menurut Susno, keyakinannya bahwa ini adalah kecelakaan berdasarkan bukti yang ada di tempat kejadian perkara (TKP), termasuk dari laporan medis yang menunjukkan cedera akibat kecelakaan lalu lintas.
Namun, Iptu Rudiana, ayah dari Eky, mempertahankan keyakinannya bahwa anaknya tewas bukan karena kecelakaan, melainkan karena pembunuhan. Ia juga menegaskan harapannya agar penyidik segera menangkap tiga orang yang menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO).
“Saya serahkan kepada penyidik, silakan mereka yang menegakkan hukum,” ujar Iptu Rudiana.
Kontroversi semakin meruncing ketika Susno menyoroti tidak dibukanya rekaman CCTV yang diamankan oleh anak buah Iptu Rudiana, yang menurutnya bisa menjadi bukti krusial untuk mengungkap kebenaran di balik kematian Vina dan Eky.
Namun, Polres Cirebon tetap kukuh pada pendiriannya bahwa ini adalah kasus kecelakaan lalu lintas, dengan bukti-bukti yang mendukung teori tersebut seperti sepeda motor tergores dan kondisi luka korban yang konsisten dengan cedera akibat kecelakaan.
Kontroversi dan ketegangan dalam kasus ini semakin menjadi sorotan masyarakat, dengan spekulasi dan teori yang beragam mengenai motif dan kronologi kematian Vina dan Eky.
Perdebatan ini menunjukkan kompleksitas dalam proses penyelidikan kasus kriminal yang sensitif, di mana bukti fisik dan testimonial menjadi kunci dalam menentukan kebenaran.
(N/014)
BEKASI Dua orang dilaporkan meninggal dunia dalam insiden tabrakan antara Kereta Rel Listrik (KRL) dan kereta jarak jauh Argo Bromo Anggre
PERISTIWA
JAKARTA Pelatih asal Korea Selatan, Shin Taeyong, dipastikan kembali ke Indonesia untuk menangani Timnas Football 7 atau minisoccer. Ia a
OLAHRAGA
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat pembekalan mahasiswa Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) untuk menghadapi p
NASIONAL
MEDAN Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan mengumumkan pemberhentian Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (P
POLITIK
BEKASI Kereta Api (KA) Jarak Jauh bertabrakan dengan KRL Commuter Line di sekitar Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin malam, 27 April
PERISTIWA
BINJAI Hanya berhenti beroperasi selama beberapa hari karena viral di media sosial, praktik judi togel yang beralamat di Pasar 2 Titi Pa
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) menggeledah kantor Satuan Kerja Perumahan dan Kawas
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) memintai keterangan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumut, P
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan
EKONOMI
MEDAN Mantan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumatera Utara, Askani, menegaskan tidak terjadi perubahan status Hak G
HUKUM DAN KRIMINAL