Nyaris Sepertiga Anggaran Pendidikan 2027 Rp820,9 Triliun Mengalir ke Program MBG
JAKARTA Pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp820,9 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RA
EKONOMI
JABAR -Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyatakan komitmennya untuk mengawal secara ketat perkembangan kasus pembunuhan Vina di Cirebon hingga mencapai vonis di pengadilan. Ketua Harian Kompolnas, Benny Mamoto, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan supervisi terhadap penanganan kasus ini oleh Ditreskrimum Polda Jabar, sambil mengajak masyarakat untuk bersabar dan menunggu hasil proses hukum yang akan diputuskan di persidangan.
Benny Mamoto mengungkapkan dalam pernyataannya, “Sesuai dengan tugas kami, kami melakukan supervisi penanganan perkara. Kami sudah mendengar langsung penjelasan dari penyidik, dan marilah kita tunggu hasilnya nanti dibuka di sidang pengadilan.” Kompolnas, sebagai lembaga pengawas independen, berkomitmen untuk memastikan bahwa penegakan hukum dalam kasus ini berjalan sesuai prosedur dan memberikan keadilan bagi semua pihak terkait.
Kasus Vina Cirebon, yang telah berkecamuk selama bertahun-tahun, kembali menjadi sorotan setelah tersangka terakhir, Pegi Setiawan alias Perong, dijerat dengan pasal yang berpotensi hukuman mati. Berkas perkara tahap satu telah diserahkan oleh penyidik Ditreskrimum Polda Jabar ke Kejaksaan Tinggi Jabar pada Kamis, 21 Juni 2024. Proses penelitian berkas oleh jaksa penuntut umum dijadwalkan berlangsung selama dua pekan.
Dirkrimum Polda Jabar, Kombes Pol Surawan, mengonfirmasi bahwa Pegi Setiawan dijerat dengan Pasal 340 KUHPidana Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana dan Pasal 81 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Ancaman hukuman yang dihadapi termasuk pidana mati, seumur hidup, dan penjara hingga 20 tahun.
Dalam konteks pengawalan hukum yang berkelanjutan, Benny Mamoto menegaskan, “Kami dari Kompolnas akan terus mengawal kasus ini sampai dengan sidang pengadilan, bahkan sampai dengan vonis. Praperadilan kami juga akan mengawal, kami akan hadir, karena itu bagian dari tugas kami.” Hal ini menunjukkan komitmen Kompolnas untuk memastikan bahwa tidak ada kecurangan atau penyelewengan dalam proses hukum terhadap Pegi Setiawan.
Reaksi dan Tanggapan: Keputusan untuk mengjerat Pegi Setiawan dengan pasal yang sedemikian berat tidak luput dari sorotan publik. Berbagai pihak mengungkapkan pendapat dan keprihatinan mereka terhadap transparansi dan keadilan dalam penegakan hukum, terutama mengingat kompleksitas dan kontroversi yang mengelilingi kasus ini selama bertahun-tahun.
Kuasa hukum Pegi Setiawan, Muchtar Effendi, menegaskan bahwa pihaknya akan menggunakan praperadilan sebagai upaya untuk membuktikan ketidakbersalahannya. Dia juga menyoroti pentingnya kehadiran Kompolnas dalam memastikan proses hukum yang adil dan objektif.
Kesimpulan: Kasus Vina Cirebon tidak hanya menguji kecakapan penyidik dan jaksa dalam mengumpulkan bukti, tetapi juga menuntut transparansi dan keadilan yang tinggi dari institusi hukum. Dengan pengawalan yang ketat dari Kompolnas dan dukungan dari berbagai pihak, masyarakat berharap agar kebenaran dapat terungkap dan keadilan terwujud dalam persidangan mendatang.
(N/014)
JAKARTA Pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp820,9 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RA
EKONOMI
BANDA ACEH Polda Aceh bersama TNI menggelar apel kesiapan pengamanan peringatan Hari Damai Aceh 2026 di depan Masjid Raya Baiturrahman,
NASIONAL
BANDA ACEH Polda Aceh membagikan 6.000 bendera Merah Putih kepada masyarakat untuk menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyaksikan penyampaian pidato Presiden RI Prabowo Subianto terkait R
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyaks
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu&039ti menjelaskan rencana pembelajaran bahasa asing sejak kelas
NASIONAL
JAKARTA Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej atau Eddy Hiariej mengungkapkan pemerintah tengah menyusun Rancangan U
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengukuhkan 74 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) P
PEMERINTAHAN
PESISIR SELATAN Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mempercepat pemulihan permanen
NASIONAL
ACEH TAMIANG Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera memperkuat koordinasi dengan Pemer
NASIONAL