BREAKING NEWS
Rabu, 08 April 2026

Ledakan Mesin Uap di Ruko Laundry Medan Sunggal, 3 Orang Terluka!

BITVonline.com - Senin, 03 Juni 2024 09:34 WIB
Ledakan Mesin Uap di Ruko Laundry Medan Sunggal, 3 Orang Terluka!
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN -Ledakan hebat mengguncang sebuah ruko usaha laundry di Jalan Perjuangan, Kecamatan Medan Sunggal, pada Minggu (2/6/2024) lalu, memporak-porandakan bangunan tersebut. Informasi tentang kejadian tersebut pertama kali diterima oleh pihak kepolisian, yang segera merespons dengan mendatangi lokasi kejadian.

Menurut keterangan Kanit Reskrim Polsek Sunggal, AKP Suyanto Usman Nasution, kejadian ini terjadi setelah pihaknya menerima laporan dari kepala lingkungan setempat. “Kami menerima informasi dari kepling, bahwasanya ada kejadian ledakan,” ungkap Usman pada Senin (3/6/2024).

Usman menjelaskan bahwa ledakan tersebut diduga berasal dari tabung gas uap yang berada di dalam ruko laundry. “Kemungkinan besar, setelah kita lakukan cek TKP ledakan tersebut karena ada tekanan dari tabung gas,” tambahnya. Namun, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti dari insiden tersebut.

Meskipun demikian, dampak ledakan itu cukup serius, dengan tiga orang dilaporkan terluka dan harus segera dilarikan ke rumah sakit. Ketiga korban, Fita Kristina Waruwu, Mita Sakita Marbun, dan Hastuti Rosalina Ringo-ringo, saat ini sedang mendapatkan perawatan intensif.

Kejadian ini tentu saja menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat, dan pihak berwenang diharapkan dapat segera memberikan klarifikasi dan langkah-langkah yang diambil untuk mencegah kejadian serupa terjadi di masa mendatang.

Ledakan di ruko usaha laundry ini merupakan pengingat akan pentingnya keselamatan dan keamanan dalam penggunaan peralatan dan bahan-bahan yang berpotensi berbahaya. Semua pihak, baik pemilik usaha maupun pengguna, diingatkan untuk selalu mematuhi protokol keselamatan agar kecelakaan serupa dapat dihindari.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru