longsor serta puing-puing yang retak di lokasi bencana Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang. (Foto: Tangkapan Layar Sosial Media)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Pol Rantau Isnur Eka mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan analisa dan evaluasi kondisi tanah di lokasi kejadian.
"Langkah selanjutnya yang akan kami lakukan adalah menganalisa dan mengevaluasi apakah masih ada mahkota longsor atau tidak. Langkah utama yang dilakukan adalah mengisolasi daerah tersebut untuk menghindari longsor lanjutan," ujar Rantau, Rabu (8/4/2026).
Ia menjelaskan, dalam dua hingga tiga jam ke depan, tim gabungan masih akan memantau pergerakan tanah guna memastikan kondisi benar-benar aman.
"Tim akan melihat apakah mahkota longsor sudah benar-benar berhenti," jelasnya.
Setelah dipastikan aman, Polda Sumut berencana melakukan pengikisan pada bagian puncak bukit agar menjadi lebih landai. Selain itu, material longsoran juga akan dibersihkan dari lokasi.
"Jika sudah kita kikis atau kita papas bagian atasnya, kita akan bersihkan sekalian," ucapnya.
Pengikisan tersebut rencananya akan melibatkan 150 hingga 200 personel gabungan, baik menggunakan alat berat maupun secara manual.
Namun demikian, penggunaan alat berat masih akan dipertimbangkan karena getaran yang ditimbulkan dikhawatirkan dapat memicu longsor susulan.
"Untuk pembersihan material, kita masih melihat kondisi dua hingga tiga jam ke depan apakah memungkinkan menggunakan alat berat atau manual. Jika menggunakan alat berat, getarannya bisa mengakibatkan longsor susulan," pungkasnya.*
(mi/dh)
Editor
: Dharma
Antisipasi Longsor Susulan, Polda Sumut Kikis Mahkota Longsor di Sembahe