Sentuhan Humanis di Pidie! 500 Warga Antusias Serbu Bakti Kesehatan dan Terima Kursi Roda dari Polri
SIGLI Sekitar 500 warga mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang digelar Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Lapangan Bola
NASIONAL
ISLAMABAD – Sedikitnya 24 orang tewas dan 70 lainnya mengalami luka-luka setelah sebuah kereta api yang membawa personel militer Pakistan dan keluarga mereka menjadi sasaran serangan bom di wilayah Balochistan, Minggu (24/5/2026).
Insiden itu terjadi saat kereta melintas di Stasiun Chaman Phatak, Quetta, ibu kota Provinsi Balochistan. Ledakan besar mengakibatkan sejumlah gerbong keluar dari rel hingga terbalik.
Menurut pejabat perkeretaapian setempat, tiga gerbong bersama lokomotif tergelincir, sementara dua gerbong lainnya terbalik akibat kuatnya ledakan.Baca Juga:
Kereta tersebut diketahui membawa personel militer beserta keluarga mereka yang sedang dalam perjalanan mudik untuk merayakan Hari Raya Idul Adha.
Kelompok separatis Tentara Pembebasan Balochistan atau BLA mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Serangan disebut dilakukan melalui aksi bom bunuh diri menggunakan mobil bermuatan bahan peledak.
Saksi mata menyebut mobil yang diduga dipenuhi bahan peledak menabrak kereta hingga memicu ledakan dahsyat.
"Kereta api sedang berjalan dan ada penumpang di dalamnya ketika ledakan terjadi," kata warga setempat, Naseer Ahmed, seperti dikutip dari BBC, Senin (25/5/2026).
Ia mengatakan kuatnya ledakan juga menghancurkan kaca-kaca bangunan di sekitar lokasi kejadian. Saat ledakan terjadi pada Minggu pagi, banyak warga masih berada di rumah.
Video dan foto dari lokasi memperlihatkan sejumlah gerbong kereta hangus terbakar dan rusak parah. Beberapa kendaraan yang berada di dekat rel juga ikut hancur akibat ledakan.
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengecam keras serangan tersebut dan menyebutnya sebagai aksi terorisme pengecut.
"Tindakan seperti itu tidak akan melemahkan tekad rakyat Pakistan. Seluruh rakyat berdiri dalam solidaritas bersama warga Balochistan di saat-saat duka seperti ini," ujar Sharif.
Para korban diketahui sedang menuju stasiun utama Quetta dari kamp militer sebelum melanjutkan perjalanan ke Peshawar dan berbagai daerah asal mereka untuk merayakan Idul Adha bersama keluarga.*
SIGLI Sekitar 500 warga mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang digelar Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Lapangan Bola
NASIONAL
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia akan mengalami kebangkitan besar dalam beberapa tahun mendatang. Namun, Prabowo men
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyoroti sejumlah siaran langsung atau live streaming aksi demonstrasi di depan Gedu
NASIONAL
JAKARTA Tembakan gas air mata kembali dilepaskan ke arah kerumunan massa di kawasan Jalan Gatot Subroto dan Jalan Pejompongan Raya, Jakart
PERISTIWA
LANGKAT Tim futsal putri SMK Negeri 2 Binjai berhasil meraih juara 2 dalam turnamen Piala RA CUP yang digelar di Gedung Olahraga Langkat.
OLAHRAGA
JAKARTA Anas Urbaningrum menilai perdebatan mengenai pernyataan Budi Arie di hadapan Presiden Joko Widodo soal kemungkinan perubahan sebel
POLITIK
MEDAN Mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Sekretariat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Hendra Parwana Batubara
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan kesediaannya menjadi Orang Tua Asuh bagi para nazir wakaf di
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) menolak permohonan praperadilan yang diajukan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Ha
NASIONAL
MEDAN Sebanyak 10 anggota Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) setelah terbukti melakukan p
PERISTIWA