Viral! Siswa SMPN 1 Pantai Labu Buang MBG ke Jalan, Diduga Tak Layak Konsumsi
DELI SERDANG Aksi protes tak biasa dilakukan sejumlah siswa SMP Negeri 1 Pantai Labu setelah membuang puluhan paket program Makan Bergiz
PERISTIWA
MUAN – Jumlah korban tewas akibat kecelakaan pesawat Jeju Air di Bandara Internasional Muan, Provinsi Jeolla Selatan, Korea Selatan, terus bertambah. Hingga Minggu (29/12/2024) pagi waktu setempat, korban meninggal dunia telah mencapai 85 orang dari total 181 orang di dalam pesawat. Pesawat yang membawa 175 penumpang dan enam awak itu terbakar hebat setelah tergelincir saat mendarat dan menabrak pagar di bandara. Pihak berwenang memprediksi jumlah korban masih akan terus meningkat seiring dengan proses evakuasi.
“Semua orang di dalam pesawat kecuali dua orang yang telah diselamatkan diduga tewas dalam kecelakaan ini,” ungkap badan pemadam kebakaran Korea Selatan. Dua korban selamat terdiri dari satu penumpang dan satu awak pesawat yang kini sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat. Pesawat Jeju Air yang dijadwalkan terbang dari Bangkok, Thailand, menuju Muan, Korea Selatan, tergelincir di landasan sekitar pukul 09.07 waktu setempat. Rekaman video menunjukkan pesawat tersebut berusaha mendarat tanpa roda pendaratan, menabrak dinding beton, sebelum akhirnya terbakar hebat. Sebagian besar badan pesawat hancur akibat ledakan. Meski api berhasil dipadamkan, petugas pemadam kebakaran dan tim penyelamat masih mencari korban di lokasi kejadian.
Pejabat bandara menduga kerusakan roda pendaratan menjadi penyebab utama kecelakaan, kemungkinan akibat serangan burung. Namun, juru bicara Jeju Air mengatakan pihaknya masih menyelidiki dugaan tersebut. “Pesawat ini telah beroperasi selama 15 tahun tanpa riwayat kecelakaan. Kami akan mengerahkan seluruh upaya untuk mengungkap penyebabnya,” ujar perwakilan Jeju Air. Pelaksana Tugas Presiden Korea Selatan, Choi Sang-mok, menginstruksikan agar semua sumber daya dikerahkan untuk membantu operasi penyelamatan. “Kami memobilisasi seluruh petugas dan bekerja sama dengan lembaga terkait untuk memastikan evakuasi berjalan maksimal,” ungkap Komisaris Jenderal Polisi Lee Ho-young. Pemerintah juga menggelar pertemuan darurat untuk membahas langkah-langkah penanganan dan tanggapan terhadap tragedi ini.
Dalam pernyataan resmi, Jeju Air berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada korban dan keluarga mereka. “Kami akan melakukan segala yang diperlukan untuk mengatasi dampak dari kecelakaan ini,” ujar pihak maskapai. Sementara itu, investigasi menyeluruh masih terus berlangsung untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan yang menewaskan puluhan orang ini.
(CHRISTIE)
DELI SERDANG Aksi protes tak biasa dilakukan sejumlah siswa SMP Negeri 1 Pantai Labu setelah membuang puluhan paket program Makan Bergiz
PERISTIWA
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengusulkan adanya perbedaan perlakuan pajak antara kendaraan ber
EKONOMI
PASURUAN Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan bagian dari intervensi pemerin
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menolak wacana perubahan sistem pemilihan umum (Pemilu) menjadi pemilihan tid
POLITIK
JAKARTA Serikat Pekerja Kampus (SPK) menilai peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum refleksi atas kondisi
PENDIDIKAN
MEDAN Kelompok Medan Teater menggelar Festival Musikalisasi Puisi bertajuk Kopi & Kepo di Taman Budaya Medan, Jalan Perintis Kemerdekaan
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Pemerintah tengah mengkalkulasi penyesuaian iuran BPJS Kesehatan tahun ini di tengah tekanan defisit program Jaminan Kesehatan N
KESEHATAN
JAKARTA Rencana pemerintah menurunkan potongan aplikasi transportasi daring menjadi 8 persen dari sebelumnya sekitar 20 persen dinilai t
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah membuka rekrutmen besarbesaran untuk 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Posisi ini menjadi salah s
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah mendorong pengembangan compressed natural gas (CNG) dalam kemasan tabung 3 kilogram sebagai alternatif pengganti liqu
EKONOMI