Asap Berbahaya Masih Menyelimuti Lokasi Kebakaran, Rico Waas Minta Warga Segera Mengungsi
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung meninjau lokasi kebakaran pabrik plastik dan mainan di Jalan Ladang, Gang Pe
PEMERINTAHAN
LUMAJANG -Pemerintah Kabupaten Lumajang tengah menghadapi tuntutan pembayaran atas barang-barang di ruang kerja Bupati Lumajang yang belum terbayarkan.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bagian Umum Kesekretariatan Daerah (Setda) Lumajang, Subhan, mengungkapkan bahwa pihak ketiga menuntut Pemkab Lumajang untuk membayar sejumlah barang senilai Rp 607.904.750.
Namun, berdasarkan perhitungan yang dilakukan, nilai total barang-barang yang belum dibayar di ruang kerja Bupati hanya sebesar Rp 176.579.460.
Barang-barang tersebut terdiri dari 19 item, antara lain dua buah gorden, karpet, bantal kursi, logo Pemkab Lumajang, meja sespri, wardrobe, lemari, dan vas bunga.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, sebelumnya membongkar keberadaan barang-barang tersebut setelah mendapat pesan dari pihak ketiga yang mengklaim belum menerima pembayaran.
Menurut Subhan, besar tagihan yang diajukan oleh pihak ketiga tersebut juga mencakup bunga akibat keterlambatan pembayaran.
"Jadi tuntutan itu diklaim juga dengan bunganya, jadi seperti utang. Kalau nominal sebenarnya berdasarkan hasil audiensi dengan pihak ketiga itu 175 juta sekian dari 19 item," ujar Subhan.
Namun, Subhan menjelaskan bahwa pemerintah tidak bisa melakukan pembayaran untuk barang-barang tersebut.
Pasalnya, barang-barang di ruang kerja Bupati tidak tercatat atau terdokumentasi dengan baik, sehingga jika dipaksakan untuk dibayar atau dianggarkan, itu akan melanggar prosedur dan peraturan yang berlaku.
"Ini kan barang-barang yang tidak terdokumentasikan dalam artian tidak terencana dan sebagainya, jadi kalau sekarang kita anggarkan, malah menyalahi aturan," jelas Subhan.
Sebagai solusi, pemerintah berencana untuk mengembalikan barang-barang yang belum dibayar tersebut kepada penyedia.
"Sesuai arahan pimpinan, barang-barang ini akan kami kembalikan karena jika dianggarkan malah menyalahi aturan," pungkasnya.
Saat ini, barang-barang tersebut sudah dicopot dari ruang kerja Bupati dan siap diambil kapan saja oleh penyedia.
(km/a)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung meninjau lokasi kebakaran pabrik plastik dan mainan di Jalan Ladang, Gang Pe
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan apresiasi kepada Maluku Medan Bersatu (MMB) yang telah menunjukkan kepedulian so
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea angkat bicara terkait berbagai kritik yang belakangan diarahkan kepada Sekretaris Kabinet (
NASIONAL
MONTERREY Timnas Jepang tampil perkasa saat menghadapi Tunisia pada laga Grup F Piala Dunia 2026. Samurai Biru sukses meraih kemenangan te
OLAHRAGA
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pasokan batu bara untuk PT PLN (Persero) tetap dalam k
NASIONAL
DAIRI Kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Nasional SidikalangMedan, tepatnya di Dusun Invaliden, Desa Peg
PERISTIWA
JAKARTA Polemik posisi partai penyeimbang yang disematkan kepada PDI Perjuangan kembali memanas di ruang politik nasional. Sejumlah el
POLITIK
BANDA ACEH Satu korban insiden ledakan di Kapal Aceh Hebat (AH) 2, Fakhri Herdieco, meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif di
PERISTIWA
MEDAN Kebakaran pabrik plastik dan mainan di kawasan Medan Johor, Kota Medan, hingga Minggu (21/6/2026) siang masih belum sepenuhnya pad
PERISTIWA
JAKARTA Tiga negara dipastikan sudah lebih dulu mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menyelesaikan matchday kedu
OLAHRAGA