Bukan Soal Emas 74 Kg! Kubu Febrie Adriansyah Ungkap Fokus Utama di Praperadilan
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
BOGOR -Warga Panaragan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, dikejutkan dengan penemuan mayat bayi berjenis kelamin perempuan di aliran Sungai Cisadane pada Senin pagi, 23 Desember 2024. Mayat bayi yang ditemukan terbungkus dalam kantong plastik tersebut mengundang perhatian warga sekitar.
Kapolsek Bogor Tengah AKP Agustinus Manurung mengungkapkan bahwa mayat bayi tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB. Kejadian tersebut bermula ketika seorang warga yang sedang buang air besar di pinggir sungai melihat sebuah benda mencurigakan yang terbungkus kantong plastik warna putih di dekat batu besar.
“Awalnya, warga tersebut mengira benda itu mirip boneka. Namun, setelah didekati, ternyata isinya adalah mayat bayi,” ujar Agustinus dalam keterangannya.
Penemuan tersebut segera dilaporkan ke ibu RW setempat, yang kemudian meneruskan informasi ke pihak kepolisian. Tim Inafis Polresta Bogor Kota langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan terhadap mayat bayi tersebut.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa ari-ari bayi masih menempel pada tubuhnya, yang menandakan bahwa bayi tersebut baru saja dilahirkan. Setelah dilakukan identifikasi awal, mayat bayi tersebut dievakuasi ke RSUD Ciawi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku yang tega membuang bayi tersebut. Kasus ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian untuk segera menangkap pelaku dan mencari tahu motif di balik perbuatan keji tersebut.
Polresta Bogor Kota mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika memiliki informasi lebih lanjut terkait kasus ini. Penyidikan masih terus dilakukan guna memastikan siapa yang bertanggung jawab atas pembuangan bayi malang tersebut.
(N/014)
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyiapkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Kehutanan untuk diperbantukan
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP I Wayan Sudirta mengecam praktik pembakaran hutan dan lahan yang diduga dilakukan untu
NASIONAL
BENER MERIAH Ribuan warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Desa
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan program pendampingan peningkatan produktivitas bagi 20 perusahaan mulai Septembe
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemarau yang berpotensi semakin keri
NASIONAL
JAKARTA Universitas Paramadina mempertemukan akademisi, pendidik, praktisi, pembuat kebijakan dan mahasiswa dari Indonesia, Inggris serta
PENDIDIKAN
JAKARTA Pakar kebijakan publik Bonatua Silalahi menempuh jalur sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP) setelah pengaduannya ter
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menindaklanjuti kasus dugaan kekerasan terhadap dua anak di Sidikalang, Kabupate
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengklaim menemukan 40 kete
NASIONAL