Jarak Bukan Halangan, Rico Waas Khidmat Ikuti Detik-detik Proklamasi Live Streaming dari Pendopo Medan
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengikuti Upacara Peringatan Detikdetik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke81
NASIONAL
Jakarta — Mantan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly hadir di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (18/12/2024). Yasonna menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan suap yang melibatkan buronan Harun Masiku. Harun, yang merupakan mantan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara suap kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait pergantian antarwaktu (PAW) pada 2019.
Yasonna tiba di Gedung KPK sekitar pukul 10.00 WIB, mengenakan kemeja putih dipadukan jaket cokelat, dan membawa sebuah map biru. Ia datang menggunakan mobil hitam dan sempat menyapa awak media sebelum masuk ke dalam gedung. “Nanti saja ya,” ujar Yasonna singkat saat ditanya mengenai materi pemeriksaan oleh wartawan.Dalam keterangannya usai pemeriksaan, Yasonna menyebutkan bahwa penyidik tidak meminta klarifikasi langsung mengenai keberadaan Harun Masiku. “Tidak, tidak ada,” ungkapnya kepada wartawan.Lebih lanjut, Yasonna menjelaskan bahwa berdasarkan data imigrasi, Harun Masiku tercatat masuk ke Indonesia pada 6 Januari 2020 dan kembali keluar negeri sehari kemudian. “Itu dia masuk (ke Indonesia) tanggal 6, keluar tanggal 7, dan baru belakangan keluar pencekalan itu saja. Enggak ada hal lain, paling hanya turunan-turunan yang mem-follow up,” jelasnya.
Kasus Harun Masiku menjadi salah satu kasus besar yang belum terpecahkan sepenuhnya. Harun ditetapkan sebagai tersangka pada 2019 atas dugaan suap terhadap komisioner KPU dalam rangka memuluskan langkahnya menduduki kursi anggota legislatif melalui mekanisme PAW.Namun, hingga saat ini keberadaan Harun Masiku masih menjadi tanda tanya besar. Harun dinyatakan buron setelah diduga melarikan diri ke luar negeri pada Januari 2020, beberapa hari sebelum namanya masuk dalam daftar cegah-tangkal (cekal) oleh Direktorat Jenderal Imigrasi.Saat masih menjabat sebagai Menkumham, Yasonna sempat mendapat sorotan terkait informasi simpang siur keberadaan Harun Masiku. Saat itu, Yasonna menjelaskan bahwa Harun telah meninggalkan Indonesia sebelum diterbitkannya pencegahan bepergian ke luar negeri oleh otoritas hukum.Dalam pemeriksaan ini, KPK mendalami sejumlah keterangan terkait alur kasus yang menyeret Harun Masiku dan dugaan keterlibatan berbagai pihak. Selain itu, KPK juga tengah mengumpulkan bukti baru guna mempercepat penyelesaian kasus ini. (JOHANSIRAIT)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengikuti Upacara Peringatan Detikdetik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke81
NASIONAL
MEDAN DPD II PKN Kota Binjai dan DP II PKN Kabupaten Langkat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PKN yang digelar di Hotel P
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia d
NASIONAL
JAKARTA Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) tidak menggelar sidang etik terhadap Setya Budi Dias Oktavianto, eks peg
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah menyiapkan dana siaga sebesar Rp5 triliun untuk mendukung penanganan
NASIONAL
JAKARTA Presiden ke5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Sukarnoputri menyinggung sejarah penahanan Presiden pertama
NASIONAL
BINJAI Dewan Pimpinan Cabang (Depicab) SOKSI Kota Binjai di bawah kepemimpinan Maruli Malau menghadiri pelantikan pengurus Solidaritas P
NASIONAL
BANDA ACEH Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada upacara pengibaran Bendera Merah
NASIONAL
TANJAB TIMUR Perguruan Pencak Silat Satria Bakti ikut memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan men
SENI DAN BUDAYA
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan mengikuti Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indones
NASIONAL