Nyaris Sepertiga Anggaran Pendidikan 2027 Rp820,9 Triliun Mengalir ke Program MBG
JAKARTA Pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp820,9 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RA
EKONOMI
NAPLES– Kota Naples bergemuruh oleh euforia setelah Napoli memastikan gelar juara Serie A 2024/2025 usai menundukkan Cagliari dengan skor 2-0 pada Sabtu (24/5/2025) WIB.
Gol dari Scott McTominay dan Romelu Lukaku memastikan kemenangan yang membawa Partenopei kembali merengkuh Scudetto keempat dalam sejarah klub.
Atmosfer magis menyelimuti Stadio Diego Armando Maradona sejak sore hari.
Ribuan tifosi Napoli turun ke jalan dengan atribut biru, menyanyikan yel-yel penuh semangat dan mengibarkan bendera kebesaran klub.
Ketika peluit akhir berbunyi, suasana pecah menjadi pesta penuh air mata haru dan pelukan antarsuporter.
Gelar ini menjadi Scudetto keempat Napoli setelah musim-musim gemilang di 1986/87, 1989/90, dan 2022/23.
Namun, musim ini memiliki nuansa spesial karena diraih di bawah asuhan Antonio Conte, yang mencatat rekor sebagai pelatih kedua sepanjang sejarah Serie A yang berhasil merebut gelar bersama tiga klub berbeda, Juventus, Inter Milan, dan kini Napoli, menyamai capaian Fabio Capello.
Meski harus menyaksikan laga dari tribun karena skorsing, Conte tak kuasa menahan emosinya.
Ia langsung turun ke lapangan begitu peluit akhir dibunyikan, memeluk para pemain dan staf kepelatihan.
Momen emosional terjadi saat ia berpelukan dengan Romelu Lukaku, striker yang telah menjadi ujung tombak andalannya sejak di Inter Milan.
"Ini musim yang luar biasa. Para pemain ini luar biasa. Tekanan yang kami hadapi sungguh luar biasa, tapi mereka berhasil menjawabnya," kata Conte dalam konferensi pers.
Conte juga menyinggung kesulitan melatih di Naples dan menyebut kemenangan ini sebagai pencapaian istimewa, terutama karena musim sebelumnya Napoli hanya finis di posisi ke-10.
Kemenangan ini juga membawa nuansa nostalgia saat sang kapten Giovanni Di Lorenzo mengangkat trofi, mengingatkan publik pada era kejayaan Diego Armando Maradona lebih dari 30 tahun lalu.
"Lebih dari 30 tahun yang lalu, Diego Armando Maradona memenangkan gelar, sekarang Di Lorenzo sebagai kapten kembali mengangkat trofi. Itu sangat istimewa," ujar Conte.
Ketika ditanya soal masa depannya, Conte memberi sinyal positif mengenai kelanjutan kariernya bersama Partenopei.
"Saya memiliki hubungan yang baik dengan Presiden. Kami mungkin dua pemenang dengan cara berbeda, tapi kami sama-sama pemenang," ujar Conte, membuka peluang perpanjangan era kejayaan Napoli.*
(sn/a008)
JAKARTA Pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp820,9 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RA
EKONOMI
BANDA ACEH Polda Aceh bersama TNI menggelar apel kesiapan pengamanan peringatan Hari Damai Aceh 2026 di depan Masjid Raya Baiturrahman,
NASIONAL
BANDA ACEH Polda Aceh membagikan 6.000 bendera Merah Putih kepada masyarakat untuk menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyaksikan penyampaian pidato Presiden RI Prabowo Subianto terkait R
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyaks
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu&039ti menjelaskan rencana pembelajaran bahasa asing sejak kelas
NASIONAL
JAKARTA Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej atau Eddy Hiariej mengungkapkan pemerintah tengah menyusun Rancangan U
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengukuhkan 74 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) P
PEMERINTAHAN
PESISIR SELATAN Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mempercepat pemulihan permanen
NASIONAL
ACEH TAMIANG Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera memperkuat koordinasi dengan Pemer
NASIONAL