Ferdinand Hutahaean Curiga Dakwaan Jaksa Direkayasa agar Jokowi Tak Hadir di Sidang
JAKARTA Praktisi hukum Ferdinand Hutahaean mempertanyakan penyusunan dakwaan jaksa dalam perkara dugaan penyebaran informasi terkait ijaz
POLITIK
MEDAN – Manajemen PSMS Medan membantah keras isu penjualan klub kebanggaan masyarakat Sumatera Utara itu ke pihak luar daerah.
Sekretaris Umum PSMS, Julius Raja atau akrab disapa King, menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar dan meminta publik tidak termakan isu liar yang beredar.
"Kalau penjualan PSMS ke luar Sumatera Utara itu bohong, dipastikan tak ada. Tidak ada itu PSMS dijual ke luar Sumatera Utara," kata King saat dikonfirmasi, Rabu (11/6).
Pernyataan ini disampaikan menanggapi pernyataan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution yang sebelumnya menyebut dirinya mendapat informasi bahwa PSMS akan dijual ke luar Sumut.
Dalam sambutannya saat pelantikan pengurus KONI Sumut, Bobby menyampaikan keprihatinannya jika kepemilikan PSMS berpindah tangan ke luar daerah, mengingat klub ini memiliki nilai historis dan emosional bagi masyarakat Sumut.
Menanggapi hal itu, King justru menyambut baik perhatian Gubernur Bobby terhadap PSMS.
Ia menyatakan akan segera mengajukan surat audiensi untuk bertemu langsung dan meluruskan informasi yang berkembang.
"Kami sangat berterima kasih kepada Pak Gubernur yang masih mengingat PSMS. Hari ini juga saya sedang menyiapkan surat resmi untuk audiensi agar semuanya jelas dan tidak ada kesalahpahaman," ujar King.
Lebih lanjut, King juga menyampaikan harapan agar Pemprov Sumut melalui Gubernur Bobby bisa memberikan dukungan konkret terhadap kesiapan PSMS menghadapi kompetisi Liga 2 musim ini. Ia menyebut, PSMS membutuhkan bantuan terkait penyediaan homebase, stadion, hingga sekretariat klub.
"Kami membutuhkan tempat latihan, venue pertandingan, hingga sekretariat PSMS. Idealnya, kami tetap berkantor di Stadion Kebun Bunga karena itu sudah melekat dengan identitas PSMS," jelasnya.
Selain itu, King juga menyatakan kesediaan pihaknya membayar retribusi jika menggunakan aset milik Pemprov seperti mes di Jalan Pancing, namun berharap bisa mendapat keringanan biaya.
"Dalam arti kata karena PSMS ini sudah profesional sebagai PT, retribusinya tetap kita bayar melalui Dispora, tapi kita berharap ada diskon," tutupnya.
Sebelumnya, Bobby Nasution menyampaikan bahwa dirinya menerima banyak pertanyaan dari masyarakat soal masa depan PSMS, bahkan saat dirinya memposting rencana latihan Timnas U-17 di Sumut.
"Pas saya posting soal bola, di atas 50 persen yang tanya PSMS semua. Saya dengar-dengar agak mau liwung juga PSMS keluar Sumut, sayang juga kalau bukan dimiliki oleh putra-putri Sumatera Utara," ujar Bobby saat pelantikan KONI Sumut.*
(d/a008)
JAKARTA Praktisi hukum Ferdinand Hutahaean mempertanyakan penyusunan dakwaan jaksa dalam perkara dugaan penyebaran informasi terkait ijaz
POLITIK
ACEH Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera terus mengakselerasi pemulihan ekonomi masy
EKONOMI
SIBOLGA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong Pemerintah Kota Sibolga untuk
PEMERINTAHAN
JAKARTA Tujuh orang yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi yang menj
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memilih tidak memberikan komentar terkait temuan dugaan pemborosan anggaran Program Ma
NASIONAL
MEDAN Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Joko Juliantono mengaku kini memiliki banyak pihak yang merasa terganggu sejak pemerintah menjalank
NASIONAL
MEDAN Lurah Paya Pasir, Syerly, menyampaikan permohonan maaf usai video dirinya yang diduga mengejek seorang warga saat menyampaikan kelu
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan penunjukan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru sepenuhny
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aliran uang dalam perkara suap yang menjerat Bupati Kuantan Singingi (K
NASIONAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan pembentukan Dewan Pengawas untuk memperkuat pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG). D
NASIONAL