Dokter Tifa Cabut Praperadilan Usai Tak Ditahan, Fokus Hadapi Proses Persidangan
JAKARTA Tersangka kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait keaslian ijazah Presiden ke7 RI Joko Widodo, Tifauziah Tyassuma
HUKUM DAN KRIMINAL
SURABAYA – Dua ajang bergengsi sepak bola yang digelar serentak di Jawa Timur, Kualifikasi AFC U-23 2026 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo dan FIFA Match Day Timnas senior di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, membuktikan bahwa sepak bola bukan hanya soal skor dan taktik, tapi juga soal semangat kebangsaan yang menyatukan seluruh elemen bangsa.
Atmosfer semangat dan nasionalisme menyelimuti dua stadion besar tersebut.
Di Sidoarjo, Timnas Indonesia U-23 tengah berjibaku di Grup J melawan Laos, Makau, dan Korea Selatan demi satu tiket menuju Piala Asia U-23 2026.
Sementara itu, skuad Garuda senior menunjukkan performa impresif dalam laga persahabatan menghadapi China Taipeh dan Lebanon, sebagai bagian dari persiapan menuju babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Pada laga melawan China Taipeh, Jumat (5/9), Timnas senior meraih kemenangan meyakinkan 6-0 di hadapan lebih dari 30.000 penonton yang memadati GBT.
Jordi Amat dan kawan-kawan tampil dominan sepanjang laga, mengirim sinyal kuat bahwa Indonesia siap bersaing di level lebih tinggi.
Tak hanya di Surabaya, dukungan publik juga mengalir deras di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.
Ribuan suporter dari berbagai elemen, komunitas, dan daerah hadir menyuarakan semangat yang sama: dukungan tanpa syarat untuk Merah Putih.
"Sepak bola menjadi ruang di mana kami semua bisa bersatu, melupakan perbedaan, dan menyuarakan cinta untuk Indonesia. Di tengah tekanan ekonomi dan dinamika politik, stadion jadi oase harapan," ujar Andhika, perwakilan Ultras Garuda Curva Jatim, Sabtu (6/9).
Alkatiri dari komunitas La Grande Indonesia menambahkan, "Kami datang bukan hanya untuk menyaksikan pertandingan, tapi untuk merayakan kebersamaan. Apalagi kali ini dua Timnas sekaligus main di Jatim, jadi harus didukung habis-habisan demi Indonesia."
Dipilihnya Jawa Timur sebagai tuan rumah bukanlah tanpa alasan.
Provinsi ini dikenal memiliki basis suporter paling fanatik dan loyal di Indonesia.
Kota-kota seperti Surabaya dan Sidoarjo selama ini menjadi episentrum geliat sepak bola nasional, tempat di mana kecintaan terhadap olahraga ini terus tumbuh melintasi generasi.
Kehadiran dua event besar secara bersamaan juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat Jatim.
Selain meningkatkan geliat ekonomi lokal, kehadiran suporter dari berbagai daerah turut memperkuat solidaritas nasional yang selama ini terjaga melalui budaya stadion.
Merah putih berkibar di setiap tribun, yel-yel dukungan menggema tanpa henti, dan momen-momen heroik di atas lapangan menciptakan narasi kolektif yang tak sekadar soal menang atau kalah.
Dua pertandingan besar ini menjadi gambaran nyata bahwa sepak bola bisa menjadi alat pemersatu bangsa di tengah berbagai dinamika sosial-politik.
Saat ketegangan meningkat di ruang publik, stadion-stadion di Jawa Timur justru menjadi ruang aman bagi kebersamaan dan nasionalisme.
Dengan sisa laga yang masih akan berlangsung, harapan publik kini tertuju pada langkah selanjutnya dari Timnas, baik U-23 maupun senior.
Misi besar menuju Piala Asia dan Piala Dunia masih panjang, tapi semangat dan dukungan dari rakyat Indonesia, seperti yang ditunjukkan di Sidoarjo dan Surabaya, menjadi energi tak ternilai.*
JAKARTA Tersangka kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait keaslian ijazah Presiden ke7 RI Joko Widodo, Tifauziah Tyassuma
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Yakub F. IsmailFENOMENA pemadaman listrik atau sering diistilahkan dengan byar pet belakangan ini ramai diperbincangkan masyarakat.Mes
OPINI
JAKARTA Perkara dugaan korupsi tata kelola usaha pertambangan nikel yang menjerat mantan Ketua Ombudsman RI periode 2026, Hery Susanto,
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya adaptasi, inovasi, dan kredibilitas dalam dunia media di tengah pes
PEMERINTAHAN
DELISERDANG Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 re
PEMERINTAHAN
DELISERDANG Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan pentingnya mengimplementasikan nilainilai Alquran d
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Kontingen Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SMAN 7 Banda Aceh berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih
PENDIDIKAN
BANDA ACEH Pengamat Ekonomi dan Kebijakan Publik, Dr. Taufiq A. Rahim, menegaskan bahwa wilayah Gas Blok South Andaman yang berada sekit
EKONOMI
BANDA ACEH Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, secara resmi melepas kontingen Taekwondo Setda Aceh (TSA) yang akan berlaga pada aj
OLAHRAGA
BANDA ACEH Dugaan akumulasi utang senilai Rp416 miliar yang membelit Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh menda
POLITIK