Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA –
Erick Thohir resmi dilantik sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia oleh Presiden Prabowo Subianto pada Rabu, 17 September 2025, di Istana Kepresidenan, Jakarta. Pria berusia 55 tahun ini menggantikan Dito Ariotedjo dalam serah terima jabatan (sertijab) yang berlangsung sehari setelah pelantikan, Kamis (18/9/2025), di Auditorium
Kemenpora.
Meski kini menjabat sebagai
Menpora RI,
Erick Thohir masih memegang posisi sebagai Ketua Umum
PSSI periode 2023-2027. Terkait polemik rangkap jabatan ini, Erick menegaskan bahwa dirinya siap mundur dari
PSSI jika memang diminta oleh
FIFA."Kalau
FIFA Bilang Mundur, Ya Mundur. Selesai."
Baca Juga:
Dalam keterangannya kepada awak media di Media Center
Kemenpora, Erick menegaskan akan mengikuti sepenuhnya aturan
FIFA."Kan saya sudah jawab, semua ada aturannya. Kita harus proper, black and white. Kalau
FIFA bilang 'Anda mundur', ya (saya) mundur. Selesai. Gitu," ujar Erick, Kamis (18/9/2025).
Ia menambahkan bahwa komunikasi dengan
FIFA terus berjalan, dan keputusan akhir mengenai jabatannya sebagai Ketum
PSSI akan mengikuti mekanisme resmi.
Komitmen Erick Thohir: Tidak Hanya Fokus ke Sepak Bola
Sebagai
Menpora RI, Erick juga menegaskan bahwa ia tidak akan berpihak hanya pada sepak bola meski pernah aktif di dunia tersebut.
"Saya rasa jangan pernah pertanyakan keberpihakan saya kepada olahraga. Karena track record saya di olahraga cukup baik," kata Erick.Ia menyatakan akan bersikap adil dan memberikan perhatian yang sama kepada seluruh cabang olahraga (cabor) di bawah naungan
Kemenpora.
Dukungan Presiden Prabowo
Pelantikan
Erick Thohir sebagai
Menpora RI dinilai sebagai langkah strategis pemerintahan Prabowo-Gibran dalam memperkuat sektor kepemudaan dan olahraga nasional. Dengan latar belakang yang kuat di bidang olahraga, Erick diharapkan dapat mendorong kemajuan prestasi Indonesia di kancah internasional.*(oz/j006)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.