JAKARTA – Tim panjat tebing Indonesia akan menurunkan mayoritas atlet muda pada ajang SEA Games 2025 di Thailand yang dijadwalkan berlangsung pada Desember mendatang.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya regenerasi dan pembinaan jangka panjang bagi calon penerus atlet elite nasional.
Kepala pelatih tim panjat tebing Indonesia, Hendra Basir, menjelaskan bahwa keputusan tersebut sejalan dengan kebijakan federasi panjat tebing Asia Tenggara yang mendorong partisipasi atlet muda di ajang multievent kawasan.
"Kebijakan dari federasi panjat tebing Asia Tenggara memang untuk mendorong pemain-pemain muda agar mendapatkan jam terbang di multievent, jadi di SEA Games Thailand 2025 inilah salah satu kesempatannya," ujar Hendra di sela latihan tim nasional di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (11/10).
Lebih lanjut, Hendra menegaskan bahwa tim lapis pertama atau atlet senior kini difokuskan untuk menghadapi kompetisi level tinggi seperti Asian Games 2026 di Jepang dan Olimpiade Los Angeles 2028.
"Tim lapis satu kami persiapkan untuk Asian Games dan Olimpiade, jadi fokusnya memang berbeda," imbuhnya.
Pelatih yang sukses membawa Indonesia meraih emas panjat tebing di Olimpiade Paris 2024 itu menilai bahwa level persaingan di Asian Games dan Olimpiade kini hampir setara, terutama di nomor speed putra yang menjadi andalan Indonesia.
"Kalau dilihat dari Olimpiade terakhir, tiga dari empat semifinalis berasal dari Asia — Indonesia, China, dan Iran. Itu menunjukkan dominasi kawasan Asia di cabang panjat tebing," jelasnya.
Untuk SEA Games mendatang, Indonesia akan menurunkan 18 atlet yang akan berlaga dalam enam nomor pertandingan, yakni speed, lead, dan boulder, masing-masing untuk putra dan putri.
Beberapa nama muda yang akan tampil antara lain Antasyafi Robby Al Hilmi, peraih emas nomor speed junior (18–19 tahun) putra di Kejurnas Panjat Tebing Kelompok Umur 2025 di Tangerang, serta Ardana Cikal Damarwulan, peraih emas nomor boulder putra di ASEAN Climbing Championship 2025 di Putrajaya, Malaysia.
Hendra berharap keikutsertaan para atlet muda tersebut dapat menjadi langkah awal pembentukan tim masa depan Indonesia yang siap bersaing di tingkat Asia dan dunia.
"Lewat SEA Games ini, kami ingin para atlet muda mendapatkan pengalaman bertanding di level regional sebelum naik ke ajang yang lebih besar," tuturnya.