Baru 16 Persen Cair dari Rp135 M, Satgas PRR Kebut Pemulihan Lima Puluh Kota Sebelum Tahun Ini Habis
LIMA PULUH KOTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong percepatan 40 kegiatan
NASIONAL
JAKARTA – Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menyatakan kesiapannya untuk kembali menukangi skuad Garuda jika mendapat tawaran resmi dari PSSI.
Meski saat ini belum ada komunikasi formal dari federasi, pelatih asal Korea Selatan itu menegaskan bahwa Indonesia tetap menjadi prioritas utama dalam karier kepelatihannya.
Pernyataan itu disampaikan Shin dalam wawancara eksklusif bersama media Korea Selatan, Goalpost, di tengah spekulasi pencarian pelatih baru oleh PSSI usai pemecatan Patrick Kluivert.Baca Juga:
"Kalau nanti ada tawaran, tentu saya akan pertimbangkan. Tapi prinsip saya, kalau ada tawaran yang baik, saya terbuka ke manapun," ujar Shin.
"Jujur saja, hati saya masih condong ke Indonesia. Bahkan jika negara lain menawarkan sesuatu yang sedikit lebih baik, tapi Indonesia datang dengan niat sungguh-sungguh, maka Indonesia akan tetap menjadi prioritas saya," tambahnya.
Meski pernyataan dukungan dan harapan dari publik Indonesia terus mengalir, Shin Tae-yong mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada pembicaraan resmi dengan pihak federasi.
"Tidak. Belum pernah ada telepon atau tawaran resmi sama sekali. Tidak sama sekali," tegasnya.
PSSI sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kandidat pelatih baru Timnas Indonesia.
Posisi pelatih kepala saat ini kosong usai Patrick Kluivert diberhentikan akibat kegagalannya membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.
Shin Tae-yong sebelumnya menangani Timnas Indonesia sejak 2020 hingga akhir kontraknya pada 2025.
Selama masa kepemimpinannya, ia mencatat sejumlah pencapaian bersejarah, di antaranya:
- Lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023 (pertama kalinya dalam sejarah).
- Membawa Timnas U-23 ke semifinal Piala Asia U-23 2024, pencapaian tertinggi tim usia muda Indonesia di level kontinental.
- Peningkatan signifikan dalam peringkat FIFA dan performa tim nasional secara keseluruhan di berbagai ajang internasional.
Tak heran, sejumlah suara dari publik dan pengamat sepak bola nasional mendorong PSSI untuk kembali mengontrak Shin Tae-yong.
Salah satunya datang dari eks Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan (Iwan Bule), yang menyatakan secara terbuka bahwa STY layak diberi kesempatan kedua.
"Kalau bisa, segera tunjuk Shin Tae-yong kembali. Beliau sudah sangat mengenal karakter pemain Indonesia dan telah membawa banyak perubahan positif," kata Iwan Bule dalam keterangannya baru-baru ini.
Di sisi lain, PSSI hingga kini belum mengonfirmasi jadwal pertandingan FIFA Matchday bulan depan, termasuk siapa yang akan mendampingi Timnas di laga internasional tersebut.
Situasi ini menimbulkan spekulasi bahwa federasi masih mempertimbangkan sejumlah nama, termasuk Frank De Boer dan Timur Kapadze, selain Shin Tae-yong.
Dengan belum adanya kepastian, publik sepak bola Tanah Air menantikan langkah konkret dari federasi untuk segera mengisi kekosongan kursi pelatih kepala, terutama jelang sejumlah agenda penting di kalender internasional tahun depan.*
(mi/a008)
LIMA PULUH KOTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong percepatan 40 kegiatan
NASIONAL
LANGKAT Ketua Pemuda Muslimin Sumatera Utara (PMS) Kabupaten Langkat sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Langkat, Edi Bahagia Sinuraya, S.IP,
POLITIK
CHONBURI Pelatih Timnas Indonesia John Herdman tampak tidak terlalu puas meski skuad Garuda berhasil menang 30 atas Timor Leste pada laga
OLAHRAGA
JAKARTA Komisi III DPR RI dipastikan masih menyusun dan melakukan harmonisasi terhadap Rancangan UndangUndang (RUU) Perampasan Aset. Bahk
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pihaknya masih menunggu instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait rencana pe
EKONOMI
JAKARTA Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi menegaskan pemerintah akan mematuhi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai mengembangkan perkara dugaan korupsi proyek pembangunan jalur rel Direktorat Jenderal P
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Batu Bara melalui Bidang Perlindungan Anak
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Binjai mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Binjai membuka secara transparan tata kelol
PEMERINTAHAN
BATU BARA Penyaluran bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Batu Bara kembali menjadi perhatian masyarakat. Kali ini, sorotan muncul menyusu
PEMERINTAHAN