Namun, media Malaysia menuding Erick Thohir ikut campur, bahkan "memerintahkan dan mengirim orang untuk mengajukan pengaduan sambil secara tidak langsung mengirim dokumen ke pihak FIFA."
Menurut MYNewsHub, sumber mereka dari Amerika Latin yang dekat dengan FIFA menyebut, "Vietnam mengajukan pengaduan, tetapi dokumen-dokumen itu berasal dari orang-orang suruhan Erick Thohir."
Media itu menilai tindakan tersebut didorong kekhawatiran Indonesia terkait kebangkitan TimnasMalaysia.
Klaim media itu menyebut, "Kekecewaan karena performa Tim Harimau Malaya melampaui kehebatan tim Indonesia diyakini menjadi motif utama di balik pengajuan pengaduan ke FIFA."
Kasus ini sudah berujung pada sanksi FIFA. TimnasMalaysia dijatuhi hukuman atas naturalisasi tujuh pemain yang tidak sah pada September 2025.
Hukuman berupa larangan bermain selama satu tahun, denda untuk FAM (Federasi Sepakbola Malaysia), serta pengurangan poin di ranking FIFA.
Mereka telah memainkan dua laga dengan pemain naturalisasi yang dipermasalahkan, dan meski lolos ke putaran final, nasib tim bakal ditentukan oleh keputusan AFC yang akan menyusul setelahnya.
Sampai saat ini, Erick Thohir belum memberikan tanggapan resmi terkait tudingan tersebut.