DPR Bantah Tudingan Pelanggaran HAM dalam Program MBG, Sebut Negara Sedang Penuhi Hak Dasar Rakyat
MEDAN Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso, menilai pernyataan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) yang menyebut ada
POLITIK
MEDAN - Timnas Indonesia akhirnya menang telak 3-0 atas Myanmar dalam laga Piala AFF U19 tahun 2026 di Stadion Utama Sumatera Utara, Batang Kuis, Deli Serdang, Sumut, 1 Juni 2026.
Seperti diberitakan sebelumnya, satu dari tiga gol kemenangan Indonesia itu diciptakan pada babak pertama. Sedang dua lagi lahir di babak kedua.
Satu gol di babak pertama diciptakan Arkhan Kaka Putra Purwanto dengan nomor punggung 8 pada menit ke 38. Sedang dua gol lagi diciptakan pemain nomor punggung 9, Dimas Wicaksono Putra Rahman.Baca Juga:
Dua gol yang diciptakan Dimas Wicaksoni masing-masing pada babak kedua, persisnya di menit ke 78 dan menit ke 87. Gol kedua pada menit 78, sebetulnya terjadi akibat kelalaian kiper Myanmar Sai Khant Min Nyo. Momentum itulah yang dimanfaatkan Dimas sehingga menghasilkan gol.
Laga kedua tim berlangsung sangat ketat. Anak-anak asuhan Nova Arianto, sejak kick off sudah menyerang dengan memainkan semua lini.
Beberapa kali Indonesia membuat kemelut di depan gawang Myanmar. Seperti halnya pada menit ke 13 dan menit ke 24.
Begitu juga Myanmar, sempat membuat kemelut di area gawang Indonesia. Misalnya di menit 42 dan menit 45. Bahkan di babak kedua, Myanmar sempat merepotkan pertahanan belakang Indonesia. Tapi hingga babak kedua berakhir, Myanmar tetap tak mampu menciptakan gol.
Meski kalah telak 0-3, tapi pelatih Myanmar Ryuji Sueoka tetao mengapresiasi anak-anak asuhnya. "Itulah hasilnya. Kami telah melakukan terbaik," jelasnya usai pertandingan.
Ia mengaku atmosfir di dalam stadion dengan riuh penonton, sangat mempengaruhi anak-anak asuhnya dalam bermain. Ia mengaku banyak hal yang dievaluasi dari pertandingan melawan Indonesia guna menghadapi pertandingan berikutnya.
Sementara pelatih Indonesia Nova Arianto mengaku sangat mensyukuri hasil pertandingan dengan kemenangan 3-0. "Jujur, kalau lihat dari isi permainan, masih jauh dari yang saya harapkan," katanya.
Menurutnya, mungkin ini karena yg pertama bermain di level internasional. "Bisa jadi karena masih nerves. Tentu saja ini akan pelajaran bagi tim," kata Nova.
Nova juga mengaku banyak bahan evaluasi dari pertandingan melawan Myanmar. "Kepercayaan diri pemain hilang. Tidak seperti di saat latihan. Tapi saya maklumin, karena ini permainan pertama di level internasional," katanya.*
MEDAN Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso, menilai pernyataan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) yang menyebut ada
POLITIK
JAKARTA Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyatakan program Sekolah Rakyat mulai menunjukkan dampak positif terhadap perkemba
PENDIDIKAN
LUBUK PAKAM Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Utara melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan di rumah dinas
HUKUM DAN KRIMINAL
BOGOR Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Haji dan Umrah Muhammad Irfan Yusuf serta Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Sim
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, termasuk Pertamax Series
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Rabu, 17 Juni 2026, di zona merah. Indeks melemah 34,23 poin atau 0,55
EKONOMI
BOGOR Pemerintah menyampaikan duka cita atas korban yang meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Su
NASIONAL
BANDA ACEH Pemerintah Aceh menegaskan pentingnya penguatan Dana Otonomi Khusus (Otsus) dalam revisi UndangUndang Pemerintahan Aceh (UUP
PEMERINTAHAN
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan permohonan pencabutan gugatan uji materi terhadap UndangUndang Nomor 2 Tahun 2002 tentang
NASIONAL
BOGOR Presiden Prabowo Subianto dipastikan tidak menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEANRusia yang akan digelar di Kazan, Rusi
POLITIK