Polda Metro Buru Aktor Intelektual Kerusuhan Pejompongan, Massa Disebut Dibayar Rp40 Ribu
JAKARTA Polda Metro Jaya masih mendalami dugaan aktor intelektual di balik pengerahan massa dalam kerusuhan yang terjadi di kawasan Pejo
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN – Timnas U-19 Indonesia berhasil menahan gempuran Australia tanpa kebobolan di babak pertama semifinal Piala AFF U-19 2026. Laga yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara [SUSU], Kamis [11/6/2026] malam, berakhir imbang 0-0 setelah 45 menit berjalan dengan tempo tinggi dan penuh tekanan.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, Australia langsung mengambil inisiatif serangan. Dominasi penguasaan bola hampir sepenuhnya berada di tangan Socceroos Muda, dengan catatan sekitar 80 persen permainan berlangsung di area pertahanan Indonesia.
Kapten Indonesia, *I Putu Panji Apriawan* bernomor punggung 4, tampak bekerja ekstra keras memimpin lini belakang meredam gelombang serangan yang dikomandoi kapten Australia, *Haine Anthony Eames* bernomor punggung 8.Baca Juga:
Tekanan pertama datang pada menit 29. Australia melepas tembakan dari luar kotak penalti, namun kiper Garuda Muda *Dafa Al Gasemi Setiawarman* bernomor punggung 23 sigap mengamankan bola dengan menangkapnya bersih.
Tiga menit berselang, giliran tendangan bebas berbahaya didapat Australia di depan kotak penalti. Lagi-lagi Dafa tampil sebagai penyelamat setelah menepis keras bola yang mengarah ke sudut gawang.
Ancaman belum berhenti. Menit 35, Australia mendapat peluang lewat tendangan sudut. Namun sundulan pemain lawan berhasil dihalau pemain belakang Indonesia. Situasi kemelut kembali terjadi di depan gawang Indonesia pada menit 38, tapi barisan pertahanan Garuda Muda masih solid.
Sementara itu, serangan Indonesia masih terbatas. Putu Panji dan rekan-rekan kesulitan keluar dari tekanan, sehingga peluang ke gawang Australia nyaris tak tercipta sepanjang babak pertama.
Meski ditekan habis-habisan, skor 0-0 bertahan hingga turun minum. Hasil ini jadi modal penting bagi Indonesia untuk menyusun strategi di babak kedua.
Pertanyaannya, mampukah Garuda Muda keluar dari tekanan dan mencuri gol di 45 menit berikutnya untuk melangkah ke final AFF U-19 2026?*
JAKARTA Polda Metro Jaya masih mendalami dugaan aktor intelektual di balik pengerahan massa dalam kerusuhan yang terjadi di kawasan Pejo
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Polda Metro Jaya memastikan tiga tersangka kasus pengeroyokan yang menyebabkan pedagang kaca Bambang Setiawan meninggal dunia sa
HUKUM DAN KRIMINAL
ASAHAN Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan menangkap seorang pria berinisial J (23) yang diduga memiliki narkotika jenis sabu dan eksta
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan terus berupaya menekan harga daging ayam yang masih tergolong tinggi di sejumlah pasar.Kepala Dinas Koperasi
EKONOMI
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, mengapresiasi putusan Majelis Hakim P
HUKUM DAN KRIMINAL
LANGKAT Akses jalan di Dusun Pamah Semelir, Desa Telagah, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, mengalami longsor beberapa waktu lalu. Benc
PEMERINTAHAN
JAKARTA Risiko kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) terhadap masa depan manusia kembali menjadi sorotan. Evan Hubinger, p
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Polda Metro Jaya menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan pengeroyokan yang menewaskan Bambang Setiawan, warga
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Ketua Majelis Pengurus Wilayah Ikatan Cendekiawan Muslim seIndonesia (MPW ICMI) Aceh, Dr Taqwaddin, mengajak para cendekiawa
NASIONAL
JAKARTA PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperoleh peringkat kredit internasional BBB dengan outlook stabil dari S&
NASIONAL