Heboh! Benda Mirip Peluru Ditemukan dalam Daging MBG di Lampung Utara, Polisi Selidiki Asal-usulnya
LAMPUNG UTARA Polisi menyelidiki temuan benda menyerupai peluru mimis senapan angin di dalam potongan daging sapi yang menjadi menu Prog
PERISTIWA
ATLANTA — FIFA memastikan tidak menemukan bukti bahwa bola menyentuh kabel kamera udara sebelum gol penyama kedudukan Timnas Inggris ke gawang Norwegia pada babak perempat final Piala Dunia 2026, Minggu (12/7/2026) pagi WIB.
Gol Jude Bellingham pada menit ke-45+2 yang membuat skor berubah menjadi 1-1 sempat menjadi perdebatan.
Timnas Norwegia mempertanyakan proses terjadinya gol tersebut karena menduga bola hasil tendangan kiper Orjan Nyland mengenai kabel penyangga kamera stadion sebelum akhirnya jatuh ke area permainan pemain Inggris.Baca Juga:
Bola yang kembali masuk ke kaki pemain Inggris kemudian menjadi awal serangan yang berujung pada gol Bellingham.
Pertandingan tersebut akhirnya dimenangkan Inggris dengan skor 2-1 setelah melalui babak tambahan waktu.
Hasil itu memastikan langkah The Three Lions menuju semifinal Piala Dunia 2026.
Menanggapi kontroversi tersebut, FIFA menjelaskan bahwa teknologi sensor yang terdapat dalam bola pertandingan tidak menunjukkan adanya tanda benturan dengan kabel kamera di udara.
FIFA menggunakan teknologi Connected Ball yang mampu mendeteksi berbagai perubahan pergerakan bola melalui sensor khusus di dalamnya.
"Dalam proses sebelum gol Inggris pada menit ke-45+2 melawan Norwegia, sensor dalam Connected Ball tidak menunjukkan adanya lonjakan pada 'detak jantung bola' ketika bola berada di udara. Karena itu, tidak ada bukti bahwa bola menyentuh kabel di atas lapangan dan mengubah pergerakannya," demikian pernyataan FIFA.
Teknologi yang disebut sebagai heartbeat of the ball atau detak jantung bola tersebut memang dirancang untuk membantu pengambilan keputusan dalam situasi pertandingan yang sulit.
Sebelumnya, teknologi serupa juga digunakan dalam pertandingan lain di Piala Dunia 2026, termasuk saat membantu membatalkan gol Kroasia ketika menghadapi Portugal karena ditemukan adanya sentuhan bola yang berpengaruh terhadap keputusan offside.
Meski pertandingan tetap berjalan tanpa penghentian khusus untuk pemeriksaan insiden tersebut, FIFA menyebut data dari sensor bola kemungkinan telah diperiksa oleh tim Video Assistant Referee (VAR) dalam waktu singkat setelah gol Bellingham terjadi.
LAMPUNG UTARA Polisi menyelidiki temuan benda menyerupai peluru mimis senapan angin di dalam potongan daging sapi yang menjadi menu Prog
PERISTIWA
SOLO Sidang gugatan perdata terkait ijazah Presiden ke7 RI Joko Widodo atau Jokowi digelar di Pengadilan Negeri (PN) Solo, Kamis, 27 Ag
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Rancangan UndangUndang (RUU) Perampasan Aset kembali menjadi salah satu tuntutan dalam aksi demonstrasi yang berlangsung pada K
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sejumlah mahasiswa Universitas Terbuka (UT) bersama warga lainnya tertahan saat hendak menuju Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat,
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus memperkuat upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting melalui dua pendekatan, yak
KESEHATAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumut memperkuat sinergi
PEMERINTAHAN
JAKARTA Massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) membubarkan diri dan meninggalkan area depan Gedung DPR/M
PERISTIWA
JAKARTA DPR RI menyetujui Sarjito sebagai calon Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Dewan Komisioner Otorita
EKONOMI
JAKARTA Pimpinan DPR RI menyatakan siap mengundurkan diri apabila Rancangan UndangUndang atau RUU Perampasan Aset tidak disahkan dalam
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong Bank Sumut dan Perumda Tirtanadi untuk membuka peluang melantai di
PEMERINTAHAN