BREAKING NEWS
Jumat, 17 Juli 2026

Wasit Abaikan Dugaan Aksi Kekerasan Pemain Argentina terhadap Pemain Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026, Dua Legenda Sepak Bola Murka: Memalukan!

Nurul - Jumat, 17 Juli 2026 12:45 WIB
Wasit Abaikan Dugaan Aksi Kekerasan Pemain Argentina terhadap Pemain Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026, Dua Legenda Sepak Bola Murka: Memalukan!
Lionel Messi berduel dengan Jude Bellingham dalam pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Inggris. (foto: marcelommm/ig)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Kekalahan Inggris dari Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026 tak hanya memicu kekecewaan para pendukung The Three Lions.

Seusai pertandingan, suasana di studio televisi Italia juga memanas.

Dua legenda sepak bola, Marco Tardelli dan Paulo Roberto Falcao, melontarkan kritik keras terhadap kepemimpinan wasit Ismail Elfath.

Baca Juga:

Pertandingan yang berlangsung di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB itu berakhir dengan kemenangan Argentina 2-1.

Hasil tersebut membawa Tim Tango melaju ke final Piala Dunia 2026.

Mengutip Corriere dello Sport, perdebatan di studio Rai 1 sudah terjadi sejak babak pertama.

Salah satu momen yang menjadi perhatian adalah insiden saat gelandang Argentina, Leandro Paredes, menyikut kepala pemain Inggris, Elliot Anderson.

Meski insiden itu dinilai cukup keras, wasit Ismail Elfath hanya memberikan pelanggaran untuk Inggris tanpa mengeluarkan kartu kepada Paredes.

Keputusan tersebut memicu reaksi keras dari Marco Tardelli.

"Pertandingan yang baru dimulai dan Paredes sudah melakukan pelanggaran berat tanpa alasan. Memalukan. Lalu Inggris juga, ya... Bukan sepakbola. Hanya pelanggaran!" kata Tardelli.

Mantan gelandang Juventus dan Inter Milan itu juga mempertanyakan penunjukan Ismail Elfath sebagai pengadil pertandingan.

"Wasit itu tidak melakukan apa pun. Sungguh luar biasa, saya ingin tahu siapa yang menempatkannya di sana. Apa hubungannya wasit Amerika dengan pertandingan ini? Dia tidak becus," sambungnya.

Kritik serupa datang dari legenda AS Roma, Paulo Roberto Falcao.

Menurut dia, tindakan Paredes terhadap Anderson sudah masuk kategori kekerasan dan seharusnya berujung kartu merah.

"Pada satu titik seseorang melayangkan pukulan dan wasit bahkan tidak memberikan kartu merah. Sungguh mengejutkan!" kata Falcao.

Ia menilai insiden tersebut tidak bisa dianggap sebagai pelanggaran biasa.

"Ini adalah penyerangan, bukan pelanggaran biasa. Pukulan itu pantas mendapatkan kartu merah, pukulan yang sangat keras. Saya belum pernah melihat hal seperti ini di sepakbola. Jika terus seperti ini, pasti tidak akan berakhir sebelas lawan sebelas," tegasnya.

Keputusan wasit dalam laga semifinal itu pun menjadi salah satu topik yang paling banyak diperbincangkan setelah Argentina memastikan langkah ke partai final Piala Dunia 2026.* (d/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Viral! Messi Pernah Memandikan Lamine Yamal Saat Bayi, Kini Jadi Lawan di Final Piala Dunia
FIFA Selidiki Selebrasi Argentina yang Bentangkan Spanduk Berbau Politik soal Malvinas Usai Kalahkan Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
Sihir Argentina
Horeka dan UMKM Panen Rezeki, Kadin Ungkap Piala Dunia 2026 Dongkrak Perputaran Ekonomi Indonesia hingga Rp5,03 Triliun
PWI, KONI, KNPI, Kadin, dan Blackcats Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026 Bersama Wali Kota Bogor, Hadirkan UMKM dan Ribuan Doorprize
Pemain Argentina Diduga Bentangkan Spanduk Berbau Politik Usai Kalahkan Inggris, Ancaman Sanksi Menanti?
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru