Kurir Bawa 20 Kg Sabu Dituntut Hukuman Mati di PN Medan, Akui Empat Kali Antar Narkoba
MEDAN Muhammad Rizal, terdakwa perkara peredaran narkotika jenis sabu seberat 20 kilogram, dituntut pidana mati oleh jaksa penuntut umum
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan perhatian terhadap pembinaan anak-anak penyandang disabilitas intelektual yang berprestasi di bidang olahraga.
Hal itu disampaikan Rico saat menerima audiensi jajaran Special Olympics Indonesia (SOIna) Sumatera Utara di Balai Kota Medan.
Dalam pertemuan tersebut, Rico Waas berinteraksi langsung dengan sejumlah atlet yang akan membawa nama Sumatera Utara pada Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II 2026 di Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Oktober mendatang.Baca Juga:
Rico menegaskan Pemerintah Kota Medan tidak akan mengabaikan potensi anak-anak penyandang disabilitas intelektual.
Menurut dia, mereka memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perhatian, pembinaan, kesempatan berprestasi, hingga masa depan yang jelas.
"Kita tidak melupakan atlet anak spesial ini. Mereka harus mendapatkan kebutuhan dan perhatian. Apa yang bisa kami bantu dalam menjalankan ini, akan kita lihat," ujar Rico Waas didampingi Kadis Sosial Khoiruddin Rangkuti dan Kadispora T Chairuniza di Balai Kota, Rabu (23/6/29).
Rico juga menyampaikan keinginannya untuk melihat langsung para atlet bertanding.
Ia ingin mengetahui perkembangan pembinaan yang dilakukan SOIna terhadap para atlet disabilitas intelektual di Sumatera Utara.
Menurut Rico, dukungan terhadap atlet disabilitas intelektual perlu terus diperkuat agar mereka memiliki ruang untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi melalui olahraga.
Dalam audiensi tersebut, Ketua SOIna Sumut August Sinaga bersama jajaran pengurus dan pelatih menyampaikan persiapan atlet Sumatera Utara untuk mengikuti PESONAS II 2026 di Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Oktober mendatang.
Mereka juga meminta doa dan dukungan Pemerintah Kota Medan bagi para atlet yang akan berlaga dalam ajang olahraga nasional tersebut.
PESONAS merupakan ajang olahraga nasional bagi penyandang disabilitas intelektual.
MEDAN Muhammad Rizal, terdakwa perkara peredaran narkotika jenis sabu seberat 20 kilogram, dituntut pidana mati oleh jaksa penuntut umum
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Ketika mendengar istilah fermentasi, sebagian orang mungkin langsung teringat pada tahu, tempe, atau yogurt. Padahal, makanan hasi
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam kembali turun pada perdagangan Kamis, 24 September 2026.H
EKONOMI
JAKARTA Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI menjadi salah satu pilihan pembiayaan yang banyak dicari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (
EKONOMI
JAKARTA Ramadan merupakan bulan yang mewajibkan setiap muslim yang telah memenuhi syarat untuk menjalankan ibadah puasa. Namun, syariat
AGAMA
MEDAN Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan menegaskan pengadaan dan pemeliharaan alat berat senilai Rp11,4 miliar dalam APBD Tahun An
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendukung inovasi digitalisasi pengawasan internal yang digagas Inspektur Kota Medan seka
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan perhatian terhadap pembinaan anakanak penyandang disabilitas intelektual yang
OLAHRAGA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima audiensi jajaran Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan
PEMERINTAHAN
BATU BARA Data statistik kriminalitas di Sumatera Utara menempatkan wilayah Batu Bara pada peringkat ke10 berdasarkan indikator risiko
HUKUM DAN KRIMINAL