Kurir Bawa 20 Kg Sabu Dituntut Hukuman Mati di PN Medan, Akui Empat Kali Antar Narkoba
MEDAN Muhammad Rizal, terdakwa perkara peredaran narkotika jenis sabu seberat 20 kilogram, dituntut pidana mati oleh jaksa penuntut umum
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima audiensi jajaran Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Balai Kota Medan, Rabu, 23 September 2026.
Pertemuan tersebut membahas rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan.
Kedatangan tim KKP bertujuan mematangkan rencana pembangunan kawasan nelayan tersebut.Baca Juga:
KNMP merupakan program prioritas nasional yang dirancang untuk menata kawasan pesisir sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan.
Dalam audiensi itu, Rico Waas menyatakan dukungannya terhadap rencana pembangunan KNMP.
Ia berharap program tersebut segera direalisasikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Menurut Rico, keberadaan KNMP diharapkan tidak hanya berdampak pada hasil tangkapan nelayan, tetapi juga memberikan kepastian harga ketika hasil laut dipasarkan.
"KNMP harus segera dilaksanakan, karena manfaatnya sangat baik untuk meningkatkan kualitas, kuantitas dan kesejahteraan nelayan," ujar Rico Waas.
Rico juga menekankan pentingnya sistem distribusi hasil tangkapan yang adil.
Menurut dia, rantai distribusi perlu ditata agar nelayan memperoleh nilai yang layak dari hasil tangkapan mereka.
"Yang terpenting kita harus bisa memastikan alur distribusi hasil tangkapan berjalan transparan, menjamin nilai jual di pasaran sesuai dengan keringat yang dikeluarkan nelayan, serta memastikan setiap nelayan mendapatkan bagian dan manfaat yang adil," tegasnya.
Sementara itu, Wakil Sah PPK KNMP, Lufti F. Purba, mengatakan kolaborasi antara KKP dan Pemerintah Kota Medan diperlukan untuk memastikan pembangunan infrastruktur KNMP sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.
MEDAN Muhammad Rizal, terdakwa perkara peredaran narkotika jenis sabu seberat 20 kilogram, dituntut pidana mati oleh jaksa penuntut umum
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Ketika mendengar istilah fermentasi, sebagian orang mungkin langsung teringat pada tahu, tempe, atau yogurt. Padahal, makanan hasi
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam kembali turun pada perdagangan Kamis, 24 September 2026.H
EKONOMI
JAKARTA Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI menjadi salah satu pilihan pembiayaan yang banyak dicari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (
EKONOMI
JAKARTA Ramadan merupakan bulan yang mewajibkan setiap muslim yang telah memenuhi syarat untuk menjalankan ibadah puasa. Namun, syariat
AGAMA
MEDAN Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan menegaskan pengadaan dan pemeliharaan alat berat senilai Rp11,4 miliar dalam APBD Tahun An
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendukung inovasi digitalisasi pengawasan internal yang digagas Inspektur Kota Medan seka
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan perhatian terhadap pembinaan anakanak penyandang disabilitas intelektual yang
OLAHRAGA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima audiensi jajaran Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan
PEMERINTAHAN
BATU BARA Data statistik kriminalitas di Sumatera Utara menempatkan wilayah Batu Bara pada peringkat ke10 berdasarkan indikator risiko
HUKUM DAN KRIMINAL