BREAKING NEWS
Rabu, 23 September 2026

Bedah Jejak Digital dan Hasil Autopsi Winda, Kompolnas Sebut Penyidikan Polrestabes Medan Solid

Dharma - Rabu, 23 September 2026 19:56 WIB
Bedah Jejak Digital dan Hasil Autopsi Winda, Kompolnas Sebut Penyidikan Polrestabes Medan Solid
Komisioner Kompolnas, Choirul Anam saat memberikan keterangan pers di Mapolrestabes Medan. (Foto: Analisadaily/ yogi yuwasta)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN- Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menilai penanganan kasus kematian Winda Lorenza Gowasa oleh Polrestabes Medan sejauh ini berjalan solid. Penilaian tersebut disampaikan setelah Kompolnas menelusuri penanganan perkara dari sisi administrasi maupun substansi.

Komisioner Kompolnas Choirul Anam mengatakan pihaknya melihat kesesuaian antara proses administrasi penyidikan dan konstruksi peristiwa yang dibangun penyidik.

"Sepanjang saat ini apa yang dilakukan oleh rekan-rekan kepolisian baik administratif maupun secara substansi logika peristiwanya solid," ucap Anam di Polrestabes Medan, Rabu (23/9/2026).

Baca Juga:

Menurut Anam, dari sisi substansi terdapat sejumlah komunikasi antara IH dengan Winda, IH dengan keluarga Winda, maupun komunikasi Winda dengan keluarga IH yang dinilai memiliki keterkaitan dengan rangkaian peristiwa.

Ia juga menyebut rekaman jejak digital menjadi bagian yang diperhatikan dalam proses pendalaman perkara.

"Secara substansi, dengan melihat bagaimana persesuaian antara komunikasi IH dengan almarhum, IH dengan keluarga almarhum, atau almarhum berkomunikasi dengan keluarganya IH. Sepanjang itu, terus komunikasi yang terekam dalam rekaman jejak digital, ya, itu menjadi sesuatu yang terang benderang," ungkap Anam.

Anam mengatakan kondisi fisik, kondisi mental serta percakapan mengenai kebutuhan uang juga menjadi bagian dari informasi yang diperiksa dalam perkara tersebut.

Selain bukti komunikasi, Kompolnas menilai keterangan para saksi memiliki kesesuaian dengan alur percakapan menjelang peristiwa kematian Winda.

"Saya kira konstruksi peristiwa dan logika peristiwanya memiliki konstruksi peristiwa yang logis. Kecuali memang ada alat bukti yang lain," katanya.

Kompolnas juga memeriksa aspek autopsi dalam pendalaman perkara. Anam mengatakan pihaknya membandingkan kondisi Winda sebelum dan sesudah autopsi dan menilai hasil pemeriksaan tersebut konsisten dengan kondisi tubuh korban.

Menurutnya, hasil pemeriksaan tersebut turut menjadi bagian dari penilaian terhadap konstruksi perkara.

"Nah, konstruksi peristiwa itu juga faktualnya sangat logis dan kuat. Saya kira sepanjang saat ini kecuali ada alat bukti yang lain dan sepanjang saat ini apa yang dilakukan oleh rekan-rekan kepolisian baik administratif maupun secara substansi logika peristiwanya solid," tegasnya.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Audit Investigasi Kematian Mantan Istri Polisi di Medan Rampung, Polda Sumut Serahkan Hasilnya ke Kompolnas
Kompolnas Datangi Keluarga Winda Lorenza, Dalami Kejanggalan Kematian Mantan Istri Brigadir I
Saut Kosmas Sihaloho Resmi Nahkodai AMPI Binjai Timur 2026-2031, Tegaskan Organisasi Harus Bermanfaat bagi Masyarakat
Bimtek Golkar di Batam, Edi Bahagia Sinuraya Tegaskan Konsolidasi Kader Hadapi Pemilu 2029
Ketua DPRD Binjai Gusuartini Surbakti Hadiri Bimtek Pemenangan Pemilu Golkar di Batam
AMPI Binjai Bersiap Gelar Muscam dan Pelantikan Pengurus Rayon Binjai Timur Periode 2026–2031, Fokus Perkuat Organisasi hingga Akar Rumput
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru