Rupiah Menguat Tipis ke Level Rp 17.899 per Dolar AS, Simak Pemicunya
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada perdagangan Jumat (9/10/2026). Rupiah naik 16 poin ata
EKONOMI
MEDAN – Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Medan menyatakan keberatan terhadap mekanisme pengelolaan kontingen Kota Medan untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) XII 2026.
Organisasi tinju tersebut bahkan mengancam tidak memberangkatkan atlet jika persoalan itu tidak diselesaikan.
Porprovsu XII Sumatera Utara dijadwalkan berlangsung pada 7–15 November 2026.Baca Juga:
Berbeda dengan mekanisme sebelumnya, pengelolaan kontingen Kota Medan untuk ajang tersebut akan dilakukan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan.
Perubahan mekanisme ini memicu keberatan dari sejumlah cabang olahraga (cabor), termasuk Pertina Medan.
Selama ini, koordinasi keberangkatan dan pembinaan cabang olahraga menuju Porprovsu dilakukan melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Medan.
Ketua Pertina Medan, Adol Frian Rumaijuk, mengatakan Porprovsu merupakan ajang penting untuk mengukur hasil pembinaan atlet sekaligus mewujudkan target Kota Medan menjadi juara umum.
"Porprovsu ini kan menjadi target kita memberikan prestasi dan gambaran bagaimana pembinaan di Kota Medan. Sebagaimana yang disampaikan Wali Kota Medan bahwa beliau berharap Medan bisa menjadi juara umum," ujar Adol, Kamis (8/10).
Namun, Adol menilai perubahan mekanisme pengelolaan kontingen dapat mengurangi peran KONI dalam pembinaan dan peningkatan prestasi atlet.
Ia memahami pemerintah daerah ingin mendukung kontingen, tetapi meminta agar organisasi yang menaungi cabang olahraga tetap dilibatkan.
"Dengan begini seolah-olah KONI diambil alih fungsinya oleh Dispora. Kami dari cabor tinju Pertina Kota Medan menolak sistem ini karena ada yang disederai di sini, yaitu fungsi daripada KONI itu sendiri," katanya.
Adol bahkan menegaskan Pertina Medan siap tidak memberangkatkan atlet ke Porprovsu jika persoalan tersebut tidak mendapatkan penyelesaian.
"Makanya kita minta, kalau memang ini tidak mau KONI Medan yang menyelenggarakan, maka Pertina Kota Medan tidak akan memberangkatkan atlet ke Porprovsu," tegasnya.
Keberatan Pertina Medan tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan kontingen.
Adol juga menyoroti anggaran pembinaan atlet yang menurut dia tidak diterima pihaknya pada 2026 sesuai harapan.
Setelah berkoordinasi dengan KONI Medan, Pertina memperoleh penjelasan bahwa anggaran yang diajukan KONI kepada Pemerintah Kota Medan melalui Dispora tidak sepenuhnya dikelola oleh KONI.
"Di tahun 2026 ini kami tidak mendapatkan uang binaan. Setelah kita mendapatkan penjelasan dari KONI Medan, ternyata anggaran yang dihibahkan ke KONI Medan yang seyogianya untuk pembinaan atlet itu tidak diserahkan sepenuhnya ke KONI Medan," jelasnya.
Adol juga mempertanyakan komunikasi Dispora Medan mengenai persiapan kontingen.
Menurut dia, hingga saat ini Pertina belum menerima surat resmi terkait persiapan maupun teknis keberangkatan atlet menuju Porprovsu.
"Sampai hari ini juga tidak ada sepucuk surat pun yang disampaikan oleh Dispora kepada Pertina Medan ataupun yang membina cabor tinju di Kota Medan. Yang mengkoordinasikan kita selama ini adalah KONI," tegasnya.
Pertina berharap pemerintah daerah memperjelas mekanisme pengelolaan anggaran dan koordinasi olahraga agar persiapan atlet tidak terganggu menjelang pertandingan.
Menanggapi keberatan tersebut, Ketua KONI Medan, Aswindy Fachrizal, menjelaskan bahwa pihaknya tidak akan melepas tanggung jawab terhadap persiapan atlet.
Namun, pengelolaan kontingen berkaitan dengan sumber anggaran yang saat ini ditempatkan di Dispora Medan.
Menurut Aswindy, Porprovsu pada prinsipnya merupakan ajang KONI.
Ia menilai KONI seharusnya mengelola kontingen apabila anggaran penyelenggaraan diberikan dalam bentuk hibah kepada organisasi tersebut.
"Sebenarnya kan Porprovsu ini ajang KONI. Tetapi kita sudah koordinasi dengan Dispora, anggaran Porprovsu itu sudah dititipkan di Dispora. Jadi bukan artinya kita dari KONI Kota Medan yang membawa kontingen. Pengurus kontingen di sana adalah Dispora," kata Aswindy.
Ia menegaskan, KONI tetap terlibat dalam persiapan atlet, meskipun pengurusan kontingen berada di bawah Dispora.
"KONI tidak lepas tangan, tetapi Dispora yang akan mengurus kontingen Porprovsu. Saya juga menyampaikan kepada cabor bahwa Kadispora yang akan menjadi ketua kontingen," ujarnya.
Aswindy mengakui perbedaan pandangan tersebut menimbulkan keberatan dari sejumlah cabang olahraga.
Sebagian cabor menginginkan agar KONI Medan tetap menjadi pihak yang mengelola kontingen karena Porprovsu merupakan ajang olahraga yang berkaitan dengan KONI.
"Saya juga sudah berupaya mendinginkan mereka, tapi cabor tetap kekeh anggaran harus ke KONI Medan karena ini ajang KONI," katanya.
Aswindy berharap perbedaan pandangan antara organisasi olahraga dan pemerintah daerah tidak berujung pada batalnya keikutsertaan atlet Kota Medan.
Ia menyebut sekitar 435 atlet telah dipersiapkan untuk mengikuti Porprovsu XII 2026.
Menurut dia, para atlet telah menjalani persiapan sejak Januari sehingga konflik mengenai pengelolaan kontingen seharusnya segera diselesaikan.
"Saya sudah berikan solusi. Kalau untuk atlet, kasihan atletnya. Ada 435 atlet. Kalau semisalnya karena ego kita atlet tidak bertanding, mereka sudah persiapan dari Januari sampai sekarang," ujar Aswindy.
Ia berharap pemerintah daerah, KONI, dan seluruh cabang olahraga dapat menemukan jalan keluar agar perselisihan mengenai mekanisme pengelolaan kontingen tidak menghambat perjuangan atlet Kota Medan di Porprovsu XII Sumatera Utara 2026.
Dengan jadwal pertandingan yang semakin dekat, penyelesaian persoalan koordinasi dan anggaran menjadi penting agar atlet dapat berfokus pada persiapan serta target prestasi di arena pertandingan.* (sp/ad)
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada perdagangan Jumat (9/10/2026). Rupiah naik 16 poin ata
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Jumat (9/10/2026). IHSG naik 62,48 poin atau 1,04 ke level 6.
EKONOMI
JAKARTA Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono mendesak Polisi Militer (POM) TNI mengusut tuntas dugaan jaringan judi online (judol) yan
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) untuk membahas usulan
PEMERINTAHAN
BATU BARA Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku terus berupaya meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian warga binaan
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menanggapi beredarnya usulan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke DPR
POLITIK
LUBUKPAKAM Seorang pria berinisial SU (37) diduga hendak menyelundupkan sabu seberat 621 gram melalui Bandara Internasional Kualanamu, Kab
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara memusnahkan barang bukti narkotika berupa sekitar 10 kilogram sabu, 232 kilo
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mempercepat persiapan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban bencana. Namu
PEMERINTAHAN
KUALA LUMPUR Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyebut Presiden Prabowo Subianto sepakat mengambil langkah yang diperlukan untuk men
INTERNASIONAL