Bukan Soal Emas 74 Kg! Kubu Febrie Adriansyah Ungkap Fokus Utama di Praperadilan
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
DEPOK –Warga Gang Swadaya RT. 01/09, Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos, Depok, digegerkan dengan penemuan mayat bayi perempuan dalam kondisi membusuk pada Rabu, 11 September 2024. Mayat bayi tersebut ditemukan di pinggir jalan terbungkus dalam sebuah goodie bag berwarna coklat yang awalnya dikira oleh warga hanya sebagai sampah.
Ketua RT setempat, Karwita, mengungkapkan bahwa penemuan tersebut dilaporkan oleh beberapa warga sekitar pukul 14.00 WIB. “Sebelumnya, ada laporan dari warga mengenai adanya bungkusan mencurigakan yang ternyata adalah jasad bayi,” ujar Karwita saat diwawancarai.
Menurut keterangan Karwita, bungkusan tersebut sudah berada di lokasi sejak pagi hari. “Beberapa warga melihat bungkusan itu dari subuh dan mengira itu sampah karena ada yang buang sampah sembarangan. Namun, setelah pukul 14.00 WIB, bungkusan itu mulai dikerubungi lalat, dan ada warga yang memeriksa lebih dekat, barulah diketahui bahwa itu adalah jasad bayi,” jelas Karwita.
Setelah penemuan tersebut, Karwita segera menghubungi pihak kepolisian untuk mengamankan lokasi kejadian. Tim Identifikasi dari Polres Metro Depok tiba di tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Saya langsung menghubungi polisi setelah mengetahui bahwa bungkusan tersebut adalah jasad bayi,” kata Karwita.
Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian, mayat bayi tersebut adalah perempuan. “Inafis mengonfirmasi bahwa bayi tersebut berjenis kelamin perempuan. Kami menduga bayi ini dibuang segera setelah dilahirkan, karena masih terdapat ari-ari,” kata Karwita.
Karwita juga menyebutkan bahwa sulit untuk mengetahui siapa pelaku pembuangan bayi tersebut. “Gang Swadaya adalah jalur yang sering dilalui orang, karena merupakan akses menuju Tol Cimanggis dan Kelurahan Jatijajar. Kemungkinan bayi ini dibuang pada saat sepi,” ungkapnya.
Saat ini, mayat bayi tersebut telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk proses otopsi dan identifikasi lebih lanjut. Tim kepolisian masih menyelidiki kasus ini dan berusaha mencari petunjuk mengenai pelaku pembuangan.
Kasus ini menambah daftar panjang kejadian tragis terkait bayi yang dibuang. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk memberikan informasi jika memiliki keterangan yang bisa membantu proses penyidikan.
Penemuan ini juga memicu keprihatinan di kalangan warga mengenai tindakan pembuangan bayi yang sangat tidak manusiawi. Warga setempat berharap pihak berwenang segera menemukan pelaku dan memberikan keadilan bagi bayi malang tersebut.
(N/014)
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyiapkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Kehutanan untuk diperbantukan
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP I Wayan Sudirta mengecam praktik pembakaran hutan dan lahan yang diduga dilakukan untu
NASIONAL
BENER MERIAH Ribuan warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Desa
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan program pendampingan peningkatan produktivitas bagi 20 perusahaan mulai Septembe
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemarau yang berpotensi semakin keri
NASIONAL
JAKARTA Universitas Paramadina mempertemukan akademisi, pendidik, praktisi, pembuat kebijakan dan mahasiswa dari Indonesia, Inggris serta
PENDIDIKAN
JAKARTA Pakar kebijakan publik Bonatua Silalahi menempuh jalur sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP) setelah pengaduannya ter
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menindaklanjuti kasus dugaan kekerasan terhadap dua anak di Sidikalang, Kabupate
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengklaim menemukan 40 kete
NASIONAL