8 Eks Anggota TPNPB-OPM di Papua Pegunungan Nyatakan Setia ke Indonesia, Serahkan Senjata
PAPUA PEGUNUNGAN Delapan anggota TPNPBOPM Kodap XV/Ngalum Kupel dilaporkan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
NASIONAL
JAKARTA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta hari ini akan melakukan pemeriksaan terhadap pasangan calon independen Dharma Pongrekun dan Kun Wardana. Pemeriksaan ini terkait dengan dugaan pencatutan KTP yang melibatkan nama mereka dalam proses dukungan calon kepala daerah.
Anggota Bawaslu DKI, Benny Sabdo, mengonfirmasi bahwa hari ini pihaknya akan memanggil Dharma dan Kun untuk memberikan keterangan. “Hari ini diperiksa,” kata Benny Sabdo saat ditemui wartawan di Jakarta, Jumat (23/8/2024). Benny juga menyebutkan bahwa surat pemanggilan telah dikirimkan kepada kedua calon tersebut.
Bawaslu DKI Jakarta tengah menangani sejumlah laporan yang mengklaim bahwa KTP warga telah dicatut tanpa izin untuk mendukung pasangan calon tersebut. Benny menambahkan, “Sentra Gakkumdu Bawaslu DKI Jakarta berkomitmen untuk bekerja secara profesional, mandiri, dan transparan. Kami masih menyelidiki perkara ini secara maraton untuk menegakkan kepastian hukum yang adil bagi semua pihak.”
Kasus ini mencuat setelah beberapa warga melaporkan bahwa data KTP mereka digunakan tanpa sepengetahuan mereka untuk mendukung Dharma-Kun dalam proses pencalonan. Di antara yang mengeluhkan adalah Anies Baswedan, mantan Gubernur DKI Jakarta. Anies, melalui akun Twitter resminya, mengunggah tangkapan layar situs KPU yang menunjukkan bahwa NIK-nya tidak terdaftar sebagai pendukung calon independen tersebut.
“Alhamdulillah, KTP saya aman,” tulis Anies di akun X (Twitter) miliknya pada Jumat (16/8). Anies juga membagikan tangkapan layar hasil pengecekan NIK KTP milik kedua anaknya, Mikail Azizi Baswedan dan Kaisar Hakam Baswedan. Dalam unggahannya, Anies menyatakan bahwa NIK kedua anaknya, serta beberapa anggota keluarga dan timnya, juga dicatut sebagai dukungan untuk calon perseorangan tersebut.
“Dua anak saya, adik saya, dan sebagian tim yang bekerja bersama juga dicatut dalam daftar pendukung calon independen,” tambah Anies dalam unggahannya.
Pihak Bawaslu DKI Jakarta kini fokus untuk menyelidiki laporan-laporan tersebut dan memastikan bahwa semua pihak yang terlibat mematuhi peraturan pemilu yang berlaku. Dengan pemeriksaan hari ini, diharapkan dapat ditemukan klarifikasi terkait dugaan pencatutan KTP yang sedang beredar di masyarakat.
Bawaslu DKI Jakarta berupaya agar proses ini berjalan secara adil dan transparan untuk menjaga integritas proses pemilihan kepala daerah dan memastikan bahwa hak-hak setiap warga negara dihormati dalam sistem demokrasi.
Sementara itu, Dharma Pongrekun dan Kun Wardana belum memberikan komentar lebih lanjut mengenai pemeriksaan ini. Publik masih menunggu hasil dari pemeriksaan tersebut dan bagaimana tindak lanjut Bawaslu DKI Jakarta terkait dengan kasus pencatutan KTP ini.
(N/014)
PAPUA PEGUNUNGAN Delapan anggota TPNPBOPM Kodap XV/Ngalum Kupel dilaporkan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
NASIONAL
JAKARTA Layanan media sosial milik Meta, yakni WhatsApp, Instagram, dan Facebook, dilaporkan mengalami gangguan pada Jumat malam (12/6/202
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) masih menelusuri klaim mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, yang menyebut adany
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan praktik penggelembungan harga atau mark up dalam pengadaan sepeda motor listrik untuk
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ribuan mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Ju
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Kota Medan memastikan kondisi keuangan daerah masih aman dan mencukupi untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perj
PEMERINTAHAN
MEDAN Dewan Pengawas Perum Bulog, Frans B. M. Dabukke, meninjau langsung pelaksanaan Program Bantuan Pangan (Banpang) di Sumatera Utara un
EKONOMI
JAKARTA Layanan media sosial Facebook dan Messenger dilaporkan mengalami gangguan massal di berbagai negara pada Jumat, 12 Juni 2026. Gang
SAINS DAN TEKNOLOGI
BALI Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner resmi melepas masa lajang setelah melangsungkan akad nikah dengan selebritas Jennifer Coppen, J
ENTERTAINMENT
JAKARTA Polda Metro Jaya menjelaskan alasan tidak diperbolehkannya massa mahasiswa menuju kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta P
PERISTIWA