Dubes Iran Puji Jokowi: Sosok Pemimpin yang Sukses Bawa Kemajuan Bagi Indonesia
SOLO Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, memuji kepemimpinan mantan Presiden ke7 Joko Widodo saat berkunjung ke kedia
NASIONAL
Oleh:Jaka Budi Santosa
ENGKAU yang berinsinuasi, engkau yang sibuk mengklarifikasi. Kau yang melempar tuduhan, kau pula yang repot melakukan bantahan. Itulah yang kiranya sedang dialami kubu mantan Presiden Jokowi hari-hari ini.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), insinuasi berarti tuduhan tersembunyi, tidak terang-terangan, atau tidak langsung; sindiran. Belakangan, Pak Jokowi berinsinuasi. Pertama, dia menyatakan ada agenda besar di balik upaya memakzulkan sang putra, Wapres Gibran Rakabuming Raka, dan tudingan ijazah palsu miliknya. Kedua, dia bilang ada orang besar di belakang, yang mem-back up, gerakan itu.
Apa agenda besar tersebut? Namanya juga insinuasi, Jokowi tak menjelaskan secara terperinci. Siapa orang besar yang dia maksud? Namanya juga tuduhan tersembunyi, dia tentu menyembunyikan jati diri yang dituduh. ''Ya semua sudah tahulah,'' hanya itu yang dia katakan di kediamannya, Sumber, Banjarsari, Surakarta, Jumat (25/7).
Pak Jokowi mengkreasi teka-teki, menyisakan spekulasi. Dia membuat rakyat harus menebak-nebak, bersilang pendapat. Insinuasi Jokowi menjadi misteri. Beruntung ada loyalis Jokowi yang membuat misteri itu sedikit terurai.
Hanya sehari berselang, salah satu pelapor Roy Suryo dkk dalam kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi, Ade Darmawan, memberikan clue ihwal siapa orang besar itu. Dalam sebuah acara di televisi nasional, dia memang ogah mengungkap siapa yang dimaksud Jokowi. Dia hanya meminta publik memperhatikan warna bajunya. Kala itu, Ade mengenakan baju biru. Publik pun mengaitkannya dengan pemain politik bercorak biru. Warna biru mulai mengharu biru.
Clue lebih terang disampaikan pendukung kelas berat Jokowi, Silfester Matutina. Ketua Umum Solidaritas Merah Putih itu secara gamblang menyebut partai birulah yang dimaksud pujaannya. "Iya, bisa jadi partai politik, dan memang kita sudah tahu, ya, kan saat ini pun mereka sudah mulai mempersiapkan calonnya, sudah membentuk elemen-elemen di berbagai daerah, sudah gitu loh," begitu ujarnya, Sabtu (26/7).
Silfester memberikan petunjuk lain. Dia menyebut partai tersebut bagian dari koalisi pemerintahan Prabowo-Gibran. Dia juga menyindir seseorang dari partai biru itu yang meminta Jokowi tak perlu melaporkan rakyatnya. Tak disebutkan siapa yang dia maksud.
Yang pasti, pada April silam, politikus senior Partai Demokrat Andi Arief mengritik Jokowi sebagai mantan presiden melaporkan rakyatnya. Namun, dia juga menegaskan kasus dugaan ijazah palsu Jokowi sudah selesai karena UGM yang mengeluarkan ijazah itu memastikan asli.
Kritik serupa disampaikan Dino Patti Djalal, wakil menteri luar negeri di era SBY. Di akun Twitter-nya, dia mengusulkan agar Pak Jokowi membalas Roy Suryo cs dengan argumen, senyum, doa, dan bukti. Bukan dengan bui.
Masih ada lagi clue dari Silfester. Dia bilang, orang besar yang dimaksud Jokowi ialah mantan petinggi Republik ini yang ingin agar Prabowo-Gibran berpisah. Lebih mengerucut lagi, mereka ingin menggantikannya dengan anak atau orangnya. Siapa dia? Sekali lagi, pihak Jokowi tak langsung menunjuk hidung. Namun, kiranya misteri tak lagi gelap-gelap amat.
Di koalisi pemerintahan Prabowo, ada tiga partai warna biru. Selain Demokrat, ada PAN dan Partai NasDem, meski partai yang terakhir ini tak mau masuk kabinet. Namun, kalau menilik sejumlah petunjuk tersebut, telunjuk kiranya mengarah ke Demokrat. Petinggi NasDem bukanlah mantan petinggi negeri. Pun, tiada niat dan upaya secuil pun dari anak pemimpin NasDem untuk menggantikan Gibran atau menatap Pilpres 2029. Demikian halnya dengan PAN.
SOLO Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, memuji kepemimpinan mantan Presiden ke7 Joko Widodo saat berkunjung ke kedia
NASIONAL
JAKARTA Polda Metro Jaya meminta keterangan jurnalis sekaligus pembawa acara televisi Karni Ilyas terkait dugaan ijazah palsu Presiden k
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengimbau perusahaan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Badan Usaha Milik Daerah (BU
NASIONAL
SEOUL Presiden Lee Jae Myung mendorong peningkatan hubungan bilateral antara Republik Korea dan Indonesia menjadi kemitraan strategis ko
NASIONAL
SEOUL Presiden Prabowo Subianto menyaksikan langsung pengumuman dan pertukaran 10 nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) ant
NASIONAL
MEDAN Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan vonis 5 tahun 6 bulan penjara kepada manta
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Ketua TP PKK Kota Medan Airin Rico Waas menegaskan komitmennya dalam menekan angka kematian akibat kanker payudara melalui penguat
KESEHATAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi kunjungan kerja spesifik Komisi II DPR RI ke Bank Sumut, Rabu, 1 April 2026
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, meninjau fasilitas pelayanan kesehatan di RSUD dr. Pirngadi Medan, Rabu, 1 April 2026.
KESEHATAN
MEDAN Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, menegaskan komitmennya untuk mengembalikan fungsi RSUD dr. Pirngadi Medan sebagai pusat
KESEHATAN