Polri Percepat Pemulihan Pascabanjir, Kapolda Aceh Pantau Langsung Huntap di Simpang Kanan
ACEH TAMIANG Kapolda Aceh, Irjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., meninjau langsung pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat
NASIONAL
Hasil survei menunjukkan, mayoritas masyarakat menolak pilkada tidak langsung, bahkan mereka yang tidak percaya kepada DPR sekalipun. Setelah dilakukan tabulasi silang, responden yang menaruh kepercayaan kepada DPR, sebanyak 58,3 persen tetap menolak kepala daerah dipilih oleh DPR. Hanya 37,3 persen yang menyetujui, dan sisanya 4,5 persen menjawab tidak tahu atau tidak menjawab.
Artinya, kepercayaan publik kepada DPR tidak sekaligus memberikan kepercayaan kepada mereka untuk mengubah bagaimana sistem demokrasi semestinya dijalankan.
Selanjutnya, kelompok yang tidak percaya pada DPR, justru sikapnya jauh lebih tegas, 77,9 persen menolak. Sikap ini mencerminkan pernyataan yang sangat tegas tentang siapa yang semestinya punya hak dan dianggap pantas memegang mandat pemilihan kepala daerah.
Hal serupa menunjukkan dalam hubungan publik dengan partai politik. Sikap publik yang paling menarik berangkat dari kelompok yang percaya pada parpol, 56,8 persen tetap menolak (tidak setuju) sistem pilkada tidak langsung. Apalagi yang tidak percaya parpol, 73,6 persen menentukan sikap tidak setuju.
Dengan demikian, satu hal penting yang tersirat dari sini adalah kepercayaan publik pada institusi tidak cukup untuk menggantikan hak memilih.
Makanya, penolakan terhadap pilkada yang awalnya dipilih langsung oleh rakyat, lalu akan diambil alih oleh DPR, adalah sikap yang bukan sekadar penolakan terhadap prosedural teknis pemilihan kepala daerah, tapi bentuk sikap perlawanan terhadap proses delegitimasi demokrasi.
Meminjam kalimat dari Seymour Martin Lipset (1959), bahwa legitimasi politik bergantung pada keyakinan bahwa institusi saat ini adalah "yang paling sesuai" (the most appropriate ones) untuk masyarakat.
Artinya, jika rakyat merasa dicabut haknya dalam menentukan siapa yang akan berkuasa, dan bagaimana mengontrol kekuasaan yang dijalankan, sebagaimana ditunjukkan dalam sikap penolakan di atas, maka sistem demokrasi perwakilan itu telah kehilangan kepercayaan yang sangat subtantif dari rakyat.
Lantas jika DPR dan partai politik sudah tidak dipercaya oleh rakyat, bagaimana mungkin mereka dipercaya memilih pemimpin untuk rakyat?
Oleh karena itu, memaksakan wacana ini, akan mengundang resistensi yang tinggi dari publik yang dapat mengancam stabilitas politik, sebab publik secara konsisten memberikan penolakan baik yang percaya maupun yang tidak percaya pada DPR dan partai politik.
Saya kira, esensinya bukan memilih antara pilkada langsung atau tidak langsung, melainkan membenahi akar persoalan politik biaya tinggi. Sebab, selama harga kekuasaan tetap mahal, sistem apa pun hanya akan melanggengkan politik transaksional, dari ibu pedagang sayur ke ruang-ruang tertutup tempat pedagang kursi kekuasaan.* (news.detik.com)
ACEH TAMIANG Kapolda Aceh, Irjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., meninjau langsung pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat
NASIONAL
ACEH UTARA Menteri Dalam Negeri Mendagri Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Aceh Timur dan Aceh Utara, Jumat (20/2/2026), didampingi
PEMERINTAHAN
BANDUNG Penutupan Kebun Binatang Bandung memicu perdebatan publik terkait dasar hukum dan proporsionalitas langkah Pemerintah Kota Bandu
PEMERINTAHAN
PAYUNG, KARO Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, didampingi Wakil Bupati Komando Tarigan dan Sekretaris Daerah Gelo
PEMERINTAHAN
PANDAN Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) melalui Dinas Pertanian menyerahkan bantuan benih padi sebanyak 94.000 kg kepada pe
EKONOMI
MEDAN Menandai satu tahun kepemimpinannya, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengimbau perusahaan dan instansi pemerintah yang menjadi mitra penyelenggara Program Pemagang
EKONOMI
BANDA ACEH Sejumlah wilayah di Provinsi Aceh diprakirakan mengalami hujan ringan dan cuaca berawan dengan suhu udara berkisar antara 15
NASIONAL
MEDAN Sebagian besar wilayah Sumatera Utara diprakirakan mengalami hujan ringan dengan suhu udara berkisar antara 17 hingga 32 derajat C
NASIONAL
JAKARTA Seluruh wilayah Daerah Khusus Jakarta diprakirakan mengalami hujan ringan dengan suhu udara relatif hangat berkisar antara 25 hi
NASIONAL