Kemacetan Parah di Pelabuhan Gilimanuk, 17 Pemudik Alami Gangguan Kesehatan
JEMBRANA, BALI Kemacetan parah hingga 32 kilometer mengular menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, pada Minggu (15/3/2026
PERISTIWA
Oleh:Amir Hamzah Harahap, S.Sos.
KALIMAT "Efisiensi" yang diterapkan Pemerintah pusat menyebabkan tersendatnya arah pembangunan dan daya beli masyarakat di Padangsidimpuan.
Sebagaimana kita ketahui, secara nasional efisiensi sudah diterapkan tahun ini yang menyebabkan daerah yang minim PAD seperti Padangsidimpuan langsung "lumpuh" dan sempoyongan.Baca Juga:
Bagaimana tidak, tanpa efisiensi saja kota ini sudah dalam kondisi defisit sebesar Rp.50 Miliar.
Ditambah lagi dengan efisiensi Rp.50 Miliar lagi maka tertotal uang Pemko Padangsidimpuan tergerus lebih dari Rp. 100 Miliar dari APBD Rp. 860 Miliar 2025.
Dan yang lebih parahnya APBD kota ini 63% habis hanya untuk belanja pegawai. Sementara PADnya minim sekali.
Maka jika efisiensi tahun depan sampai ratusan miliar ditambah defisit tahun ini, mari kita bayangkan seperti apa tahun depan (2026) kondisi kota ini.
Dan Diprediksi roda perekonomian semakin terimbas, pembangunan dan infrastruktur juga menurun drastis, ekonomi melemah yg berujung lapangan pekerjaan hampir "nihil".
DAMPAK EFISIENSI
Saat terjadi guncangan ekonomi ini, kelompok yang paling rentan tergelincir adalah kelas menengah-bawah. Entah terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), bangkrut dan menutup usaha, atau tenggelam dalam utang.
Kelompok kedua yang akan terdampak guncangan yakni sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Pertanyaannya, Grand Design dan Mitigasi seperti apa yang sudah direncanakan Pemko Padangsidimpuan dalam menghadapi stagnasi ekonomi akibat efisiensi untuk perlindungan sosial dan menjaga daya beli masyarakat serta mengurangi dampak sosial dari krisis ekonomi?
PERUMUSAN KEBIJAKAN ANGGARAN
Sebagaimana diketahui tak berapa lama lagi, Pemko Padangsidimpuan bersama DPRD akan melakukan pembahasan R-APBD 2026 sebagai dasar menghitung pendapatan (DAU, DAK, PAD dan Sumber Dana Transfer lainnya) serta Belanja.
Harapannya Walikota dan Wakil Walikota lebih menunjukkan tanggungjawab bersama dengan sama2 membuat perhitungan dan perencanaan dengan antisipasi dari sektor ekonomi masyarakat yg akan melemah lebih parah lagi dari tahun ini serta antisipsi inflasi.
Untuk Ketua DPRD, Wakil dan Anggota DPRD, Mohonlah kiranya sedikit mengesamping kepentingan politik anggaran yang tidak bermuara pada peningkatan ekonomi masyarakat.
Disinilah perlunya kita semua melepas ego masing-masing sebab diprediksi badai ekonomi akan segera menerjang kota ini dikeranekan minimnya PAD kita.*
*) Penulis adalah Pendiri Padangsidimpuan Institute (PIN).
JEMBRANA, BALI Kemacetan parah hingga 32 kilometer mengular menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, pada Minggu (15/3/2026
PERISTIWA
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan yang diajukan Roy Suryo, Rismon Hasiholan, dan Tifa terkait status tersangka mereka dal
POLITIK
JAWA TENGAH Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menunjukkan ketegasannya dalam memberantas praktik korupsi di tingkat kepala daera
HUKUM DAN KRIMINAL
TOKYO Pemerintah Indonesia menunjukkan keseriusan untuk memastikan Proyek Abadi Masela berjalan setelah tertunda puluhan tahun. Menteri
EKONOMI
TOKYO, JEPANG Indonesia membuka peluang kerja sama strategis dengan Jepang di sektor energi, mencakup pengelolaan mineral kritis dan pen
EKONOMI
MISURATA, LIBYA Prestasi membanggakan dicatat oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) di ajang Musabaqoh Hifdzil Qur&039an (MHQ) Interna
INTERNASIONAL
JAKARTA Musim mudik Lebaran 2026 diprediksi menimbulkan lonjakan signifikan timbulan sampah di berbagai fasilitas publik di seluruh Indon
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pemerintah Indonesia membuka opsi impor minyak bumi dari Brunei Darussalam sebagai salah satu strategi memperkuat ketahanan energ
EKONOMI
WASHINGTON Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberikan peringatan keras kepada NATO terkait krisis Selat Hormuz. Menurutnya, masa
INTERNASIONAL
ACEH BESAR Pemerintah Gampong Lam Lumpu, Kecamatan Pekan Bada, Kabupaten Aceh Besar, mempercepat penerimaan Zakat Fitrah tahun 1447 H un
AGAMA