BREAKING NEWS
Kamis, 26 Maret 2026

Menuju PLTN Pertama Indonesia Pada Tahun 2032

BITV Admin - Jumat, 07 November 2025 11:27 WIB
Menuju PLTN Pertama Indonesia Pada Tahun 2032
Ilustrasi. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Oleh: Anastasya Dwi Mulia.

TAHUN 2032 diperkirakan akan menjadi tonggak bersejarah bagi Indonesia, tahun ketika Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) pertama negara ini direncanakan mulai beroperasi.

Momen ini bukan sekadar pencapaian teknologi, tetapi juga simbol keberanian bangsa dalam memasuki era baru energi bersih.

Baca Juga:

Dalam dokumen Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2035, pembangunan PLTN telah masuk dalam peta jalan penyediaan energi nasional.

Langkah ini sejalan dengan arah kebijakan jangka panjang dalam RPJPN 2025–2045, RUKN 2025–2060, serta Peraturan Pemerintah tentang Kebijakan Energi Nasional (PP KEN) yang menekankan diversifikasi sumber energi rendah karbon.

Bagi Indonesia, target 2032 bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan komitmen strategis untuk menyeimbangkan kebutuhan energi, transisi menuju Net Zero Emission (NZE) 2060, dan ambisi pertumbuhan ekonomi 8% seperti yang dicanangkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Mengapa Harus 2032?
Ada alasan logis mengapa pemerintah menargetkan PLTN pertama beroperasi pada tahun 2032.

Pembangunan reaktor nuklir memerlukan waktu panjang, mulai dari studi kelayakan, penyusunan kerangka regulasi, pembangunan infrastruktur pendukung, hingga pengujian keselamatan.

Berdasarkan pengalaman internasional, proyek nuklir umumnya membutuhkan 7 hingga 10 tahun dari tahap persiapan hingga operasi komersial.

Karena itu, menetapkan target operasi pada 2032 merupakan keputusan yang realistis, mencerminkan kesiapan dan kehati-hatian pemerintah dalam memastikan setiap tahap dijalankan dengan standar keselamatan tertinggi.

Secara kebijakan, seluruh instrumen hukum dan perencanaan energi nasional kini diarahkan untuk mempercepat realisasi proyek ini.

Dalam RUPTL 2025–2035, PLN menegaskan perlunya menyiapkan pembangkit rendah emisi untuk menopang sistem kelistrikan nasional.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Transformasi Digital Transportasi Energi: Elnusa Petrofin Resmi Sambut Kunjungan KNKT ke Fasilitas RTC
Heboh soal BBM Campur Etanol, CEO Pertamina NRE Heran: Kenapa Ribut?
Pertamina Hulu Mahakam Raih Subroto Award 2025, Bukti Komitmen Dukung Produk Dalam Negeri
Pulau Saugi Terang Benderang: Bukti Nyata Listrik Surya Ubah Hidup Nelayan dan Anak Sekolah
Transisi Energi Pro-Rakyat, Pemerintah Kembangkan PLTSa, Biogas, dan Biomassa
Bali Siap Kolaborasi dengan Pusat dan Dunia Usaha untuk Energi Ramah Lingkungan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru